Setapak Langkah – 10 Agustus 2026 | Survei yang dilakukan oleh Lembaga Survei Kinerja (Lemkapi) menunjukkan bahwa sebanyak 80,3 % responden menilai kinerja Polri dalam penanganan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) selama dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto positif.
Survei ini melibatkan 1.200 orang dewasa yang dipilih secara acak di seluruh wilayah Indonesia. Metode yang dipakai meliputi wawancara tatap muka dan survei daring, dengan margin of error ±3,5 poin persentase.
| Aspek Penilaian | Persentase Puas |
|---|---|
| Keamanan umum | 82,1 % |
| Penegakan hukum | 78,4 % |
| Responsivitas terhadap laporan masyarakat | 79,9 % |
Hasil ini menandai peningkatan dibandingkan survei sebelumnya, yang mencatat tingkat kepuasan publik sekitar 72 %. Peningkatan tersebut dikaitkan dengan sejumlah program yang diluncurkan Polri, antara lain peningkatan patroli di daerah rawan, penggunaan teknologi pengawasan, dan pelatihan intensif bagi anggota.
Beberapa pengamat politik menilai bahwa tingkat kepuasan ini dapat memperkuat posisi pemerintah dalam menjaga stabilitas sosial, terutama menjelang pemilihan umum yang akan datang. Namun, mereka juga menekankan bahwa masih ada tantangan, seperti penanganan kasus narkoba dan kejahatan siber, yang belum sepenuhnya memuaskan publik.
Dalam menanggapi hasil survei, Kepala Kepolisian Nasional (Kapolri) menegaskan komitmen Polri untuk terus meningkatkan pelayanan, memperluas kerja sama dengan lembaga masyarakat, dan memperkuat akuntabilitas internal.