histats

Sosok Pencetus Simbol dalam Pancasila

Sosok Pencetus Simbol dalam Pancasila

Setapak Langkah – 01 Juni 2026 | Simbol Garuda Pancasila yang kini melekat erat pada identitas bangsa Indonesia tidak muncul begitu saja. Di balik lambang yang sarat makna tersebut terdapat proses perancangan yang dipimpin oleh beberapa tokoh penting pada masa awal kemerdekaan, khususnya Presiden pertama Republik Indonesia, Ir. Soekarno.

Setelah proklamasi kemerdekaan, kebutuhan akan sebuah lambang negara yang mencerminkan nilai-nilai dasar Pancasila menjadi mendesak. Pada tahun 1949, Presiden Soekarno menginisiasi pembentukan panitia khusus di bawah Kementerian Informasi untuk merumuskan simbol yang dapat mewakili lima sila Pancasila sekaligus menegaskan semangat kebangsaan.

Panitia tersebut dipimpin oleh Menteri Informasi Dr. Soedjatmoko dan melibatkan sejumlah seniman serta ahli sejarah, antara lain:

  • Ir. Soekarno – memberi arahan konseptual dan menegaskan pentingnya simbol yang bersifat universal.
  • Prof. Dr. Soedjatmoko – mengkoordinasikan proses seleksi desain dan memastikan kesesuaian dengan nilai Pancasila.
  • Seniman Soedjono – bertanggung jawab pada aspek visual dan estetika Garuda.
  • Ahli sejarah R. Soekarno – meneliti simbol-simbol tradisional Nusantara sebagai referensi.

Setelah melalui serangkaian lomba desain, tim tersebut memilih sebuah sketsa yang menampilkan Burung Garuda sebagai pusat. Garuda dipilih karena dalam tradisi Hindu‑Buddha serta mitologi Indonesia, burung ini melambangkan kekuatan, keberanian, dan kemampuan menembus batas.

Setiap elemen pada Garuda Pancasila memiliki arti yang mendalam:

Elemen Makna
Burung Garuda Simbol kedaulatan dan semangat kebangsaan.
Lima perisai (pancak) di dada Mewakili lima sila Pancasila.
17 bulu di kepala Menandakan tanggal 17 Agustus 1945, hari kemerdekaan.
8 bulu di sayap kiri Melambangkan 8 tahun perjuangan (1937‑1945) menuju kemerdekaan.
9 bulu di sayap kanan Menunjukkan 9 tahun perjuangan (1945‑1954) dalam membangun bangsa.

Desain final diserahkan kepada Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) untuk diproduksi secara resmi, dan pada 1 Juni 1950, Garuda Pancasila resmi diresmikan sebagai lambang negara.

Peran utama Ir. Soekarno dalam merumuskan simbol ini tidak hanya sebagai pemimpin politik, melainkan juga sebagai visioner yang memahami pentingnya identitas visual dalam memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa. Kolaborasi dengan para ahli dan seniman memastikan bahwa Garuda Pancasila tidak sekadar gambar, melainkan sebuah karya simbolik yang menyatukan nilai, sejarah, dan aspirasi rakyat Indonesia.

Avatar for Setapak Langkah
Setapak Langkah Portal setapak langkah lahir untuk mengajak semua orang menikmati keindahan bumi pertiwi. Mulai dari Wisata alamnya yang manakjubkan, situs wisata sejarah yang penuh makna dan kuliner-kuliner nusantara yang nikmat rasanya.
Avatar for Setapak Langkah
Setapak Langkah Portal setapak langkah lahir untuk mengajak semua orang menikmati keindahan bumi pertiwi. Mulai dari Wisata alamnya yang manakjubkan, situs wisata sejarah yang penuh makna dan kuliner-kuliner nusantara yang nikmat rasanya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *