Dari Makam Hingga Masjid Termegah, Inilah 5 Wisata Religi Blitar Terbaru dan Paling Hits Tahun Ini

wisata religi blitar

Blitar menjadi salah satu kota di Jawa Timur yang sering dikunjungi wisatawan untuk menghabiskan liburan akhir pekan. Kawasan ini terkenal akan berbagi macam tempat wisatanya yang menarik.

Mulai dari wisata religi blitar, sejarah, alam, kolam pemandian, dan masih banyak lagi. Akan tetapi yang paling populer adakah objek wisata bernuansa religi. Dijamin kamu langsung terpesona pada pandangan pertama begitu menginjakkan kaki berwisata di Blitar.

Bukan hanya bangunan sederhana yang akan kamu lihat nanti. Melainkan sebuah bangunan megah berupa tempat ibadah dan makam seorang tokoh terkenal dengan segala cerita kehidupannya. Beberapa tempat itu tidak hanya memberikan hiburan semata.

Ada juga sisi edukasinya yang mengajarkan wisatawan tentang banyak hal. Khususnya tentang bagaimana cara menjadi seorang hamba yang baik dan taat kepada Sang Pencipta. Hal ini menyadarkan kita bahwa seorang manusia adalah makhluk lemah yang tidak bisa jauh dari Tuhannya.

Rekomendasi Wisata Religi Blitar

Wisata religi Blitar jumlahnya ada banyak dan tersebar di berbagai wilayah seperti desa, kecamatan, maupun kabupaten. Agar kamu tidak kebingungan dalam mencari lokasinya, berikut sudah kami buatkan daftar tempat wisata religi Blitar mana saja yang bisa kamu kunjungi. Namun sebelum berkunjung pastikan kamu datang dalam kondisi badan yang sehat.

1. Langgar Gantung Blitar

1691112761441
Sumber : Google Maps/Yefa Tan

Alamat : Jalan Kemuning No. 17B RT. 02/RW. 03 Plosokerep, Kecamatan Sananwetan, Kota Blitar, Jawa Timur
Lokasi : Google Maps
Jam buka : 24 jam

Langgar Gantung adalah salah satu tempat wisata religi Blitar yang ditetapkan sebagai cagar budaya oleh pemerintah agar keberadaannya tetap dilestarikan. Tempat ini merekam banyak cerita sejarah tentang penyebaran dakwah Islam di Blitar pada tahun 1825 – 1830 Masehi. Pasti kamu bertanya-tanya kenapa diberi nama Langgar Gantung?

Sengaja nama Langgar Gantung disematkan karena bangunannya memang menggantung pada sebuah penyangga pasak beton. Dulunya hanya berupa kayu yang dilesakkan ke dalam tanah. Namun seiring berjalannya waktu kayu tersebut mengalami kerusakan sehingga mau tidak mau harus diganti dengan beton.

Meskipun sebagian material bangunannya sudah tidak sama seperti waktu pertama kali dibangun. Tetapi dinding dan lantainya masih mempertahankan bentuk aslinya. Dinding bangunan ini berbahan anyaman bambu dengan cat hijau muda. Lalu untuk lantainya cenderung menggunakan papan kayu yang mana keasliannya tetap terjaga hingga sekarang.

Ruangan khusus imam banyak dihiasi ornamen berupa ukiran cantik khas Jepara. Ketika matahari terbit dari ufuk timur, ukiran itu terlihat memancarkan kilauan kehitaman. Sungguh menawan hingga membuat suasana di dalamnya kian indah saja.

Begitu memasuki area langgar, kamu akan disambut dua Pohon Sawo besar. Posisinya tepat berada di depan Langgar Gantung. Kehadiran pohon tersebut adalah penanda bahwa bangunan bersejarah ini dibangun oleh Laskar Pasukan Diponegoro. Dimana pada saat itu mereka tengah melarikan diri ke daerah Mataraman.

2. Goa Maria Sendang Rejo

1691113139914
Sumber : Google Maps/Djohan Permadi

Alamat : Ngadirejo, Kepanjenkidul, Sentul, Kecamatan Kepanjenkidul, Kota Blitar, Jawa Timur
Lokasi : Google Maps
Jam buka : 08.00 – 17.00 WIB

Khusus umat Katolik, Blitar mempunyai tempat wisata religi Blitar bernama Goa Maria Sendang Rejo. Biasanya tempat ini akan ramai dikunjungi wisatawan pada hari libur Natal. Hari biasa juga masih menerima kunjungan meski jumlahnya tak seberapa. Wisata ini sangat mudah ditemukan karena lokasinya berada di sekitar Kelurahan Ngadirejo, Kecamatan Kepanjenkidul, Blitar.

Wisata ini tidak hanya diperuntukkan bagi umat Katolik saja. Banyak juga wisatawan dari pemeluk agama lain yang datang berkunjung. Pada intinya pihak pengelola memperbolehkan siapapun mengunjungi Goa Maria Sendang Rejo, karena yang sebenarnya memang dibuka untuk umum.

Goa Maria Sendangrejo dibangun oleh seorang pemuka agama yang cukup terkenal di daerah Kelurahan Ngadirejo bernama Romo Bartels. Tepatnya pada tahun 1977 karena permintaan langsung dari umat Katolik yang tinggal di sekitar wilayah tersebut.

Awalnya tempat itu hanya untuk kegiatan keagamaan internal saja. Tetapi pada tahun 2011 sempat mengalami renovasi besar-besaran dengan menambahkan sejumlah fasilitas. Dan pada akhirnya pihak pengelola memutuskan membuka tempat ini sebagai objek wisata yang bisa dikunjungi oleh wisatawan dari berbagai lapisan masyarakat.

3. Masjid Ar-Rahman

1691113286379
Sumber : Google Maps/Arif Usman

Alamat : Jalan Ciliwung No. 2 Bendo, Kecamatan Kepanjenkidul, Kota Blitar, Jawa Timur
Lokasi : Google Maps
Jam buka : 24 jam

Masjid Ar-Rahman berdiri kokoh dengan kemegahan menyerupai Majid Nabawi yang ada di Madinah. Tempat wisata religi Blitar berupa Masjid ini dibangun karena sebuah obsesi seorang pengusaha ternama Blitar bernama Abah Hariyanto. Semenjak kepulangannya dari tanah suci, beliau ingin sekali tetap merasakan menjalankan ibadah yang khusyuk seperti halnya masih berada di Kota Madinah.

Ide membangun masjid ini sudah tercetus sejak tahun 2018. Dan pada tanggal 24 Desember 2018 terjadilah peletakan batu pertama. Proses pembangunannya pun mulai rampung pada tanggal 25 Desember 2019. Semuanya bisa berjalan dengan lancar karena Abah Hariyanto menggandeng arsitek dari Malang yang mampu menerjemahkan keinginannya.

Halaman depan masjid terlihat begitu indah dengan hadirnya 10 tiang payung penyangga yang bentuknya mirip seperti di Masjid Nabawi, Madinah. Bagian atas tiang dihiasi ukiran tembaga berwarna keemasan. Lalu bagian tubuh tiang sendiri didominasi warna putih sampai bagian bawahnya.

Kalau dilihat secara sekilas, Masjid Ar-Rahman Blitar ini mengusung konsep arsitektur Utsmaniyah Mamluk. Hal itu tampak jelas dari pilar bagian depan masjid berbentuk melengkung dengan perpaduan warna hitam putih. Pilar-pilar ini hampir bisa kamu temukan di seluruh area masjid.

4. Masjid Agung Kota Blitar

1691113463674
Sumber : Google Maps/massool

Alamat : Jalan Masjid No. 13 Kauman, Kecamatan Kepanjenkidul, Kota Blitar, Jawa Timur
Lokasi : Google Maps
Jam buka : 04.00 – 21.00 WIB

Selanjutnya ada Masjid paling bersejarah di Blitar bernama Masjid Agung Kota Blitar. Masjid ini usianya sudah sangat tua karena dibangun pada tahun 1820 M. Lokasinya sempat pindah sebanyak tiga kali lantaran terkena terjangan Gunung Kelud. Awalnya masjid ini ada di Kelurahan Pakunden. Lebih tepatnya di sisi utara jembatan Kali Lahar.

Kala itu bangunan masjid masih sederhana dan belum semegah seperti sekarang ini. Dindingnya baru berupa kayu jati dengan bagian atapnya terbuat dari sirap. Meski jauh dari kata layak tetapi bangunan tersebut mampu bertahan selama beberapa tahun sebelum akhirnya mengalami kerusakan akibat bencana alam.

Dikarenakan sudah tiga kali terkena lahar dingin, akhirnya pemerintah setempat berinisiatif memindahkan masjid ke lokasi sekarang ini. Proses pemindahannya sendiri terjadi pada masa pemerintahan Bupati Raden Mas Aryo Ronggo Hadinegoro. Lalu pada tanggal 12 Oktober 1890 masjid ini mulai dibangun kembali.

Kini Masjid Agung Kota Blitar ditetapkan sebagai salah satu cagar budaya yang harus dilindungi. Dari bangunan inilah banyak menyimpan sejarah tentang peradaban syiar Islam di Kota Blitar. Pihak pengelola juga masih melestarikan beberapa kegiatan turun temurun yang sudah berusia ratusan tahun hingga menjadikan wisata religi Blitar yang ikonik.

5. Makam Syekh Subakir

1691113612271
Sumber : Google MAps/Mas Hudi

Alamat : Sumber Kecek, Penataran, Kecamatan Nglegok, Kabupaten Blitar, Jawa Timur
Lokasi : Google Maps
Jam buka : 24 jam

Satu lagi wisata religi Blitar yang tidak boleh kamu lewatkan adalah Makam Syekh Subakir. Seorang ulama terkenal dari Persia yang ditugaskan oleh Sultan Muhammad I dari Kekaisaran Ottoman Turki untuk menyebarkan Islam di tanah Jawa. Beliau sengaja dipilih karena kemampuannya dalam berdakwah sungguh luar biasa.

Menurut kabar yang beredar, Syekh Subakir tidak hanya pandai dalam dakwah saja. Beliau juga ahli menaklukkan makhluk gaib. Selama menyebarkan ajaran Islam di tanah Jawa beliau sering membersihkan tempat-tempat angker. Hampir semua kerajaan jin di tanah Jawa pernah beliau didatangi.

Makanya kamu jangan heran jika banyak ditemukan Petilasan Syekh Subakir di beberapa tempat. Salah satunya di Desa Penataran, Kecamatan Nglegok, Blitar. Petilasan tersebut sering dikunjungi peziarah dari berbagai daerah. Tujuannya tidak untuk mengirimkan doa kepada sang ulama.

Makam Syekh Subakir, Masjid Agung, Masjid Ar-Rahman, Langgar Gantung, dan Goa Maria Sendang Rejo adalah lima wisata religi Blitar paling populer. Kamu bisa memasukkan beberapa tempat tadi dalam daftar list liburan akhir pekan. Semoga informasinya bermanfaat dan jangan lupa share ke teman atau keluarga.

Avatar for Indriani
Indriani Memiliki kesibukan sebagai content writer dan menyukai bidang gambar, baca, dan menulis.
Avatar for Indriani
Indriani Memiliki kesibukan sebagai content writer dan menyukai bidang gambar, baca, dan menulis.
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments