big rig attorney, truck accident lawyers near me, best lawyers for truck accidents, big truck wreck lawyers, trucking accident injury lawyer, truck driver accident lawyers, construction truck accident lawyer, big rig accident attorney, cyber security, cyber security companies, cyber security online, cyber threat intelligence, online security, acronis cyber protect cloud, computer security companies, internet security companies, doctor billing software, medical practice billing software, medical scheduling and billing software, medical billing and coding practice software, medical billing scheduling software

Dibuat Terpesona Dengan Keindahan Luar Biasa Banda Neira

Banda Neira Maluku

Saat ini, kebutuhan akan pariwisata semakin meningkat. Hal tersebut lantaran banyaknya peminat yang ingin menikmati keseruan bersama orang tercinta. Dibanding taman hiburan, rupanya destinasi wisata alam lebih banyak digemari oleh orang-orang.

Sebagian wisatawan mungkin mendengar mengenai Kepulauan Banda Neira yang merupakan dataran kecil di antara gugusan Kepulauan Banda, Maluku. Seperti yang kita tau, Indonesia sendiri merupakan negara dengan banyak kepulauan yang tersebar dari Sabang sampai Merauke.

Alamat : Kepulauan Maluku
Lokasi : Google Maps

Meskipun tidak seluas pulau-pulau lainnya, namun pulau ini memiliki pesona yang berhasil memanjakan para wisatawan. Menyimpan hasil kekayaan bumi serta memiliki sejarah yang menarik. Wisatawan yang ingin mengintip surga dunia yang mempesona, bisa mampir kesini.

Sejarah Banda Neira

Snapinsta.app 354561555 1298406991101357 5199330961837746127 n 1080 1
Foto via Instagram.com/yasirtan_22

Banda Neira merupakan daerah pertama di Indonesia yang dikuasai oleh Belanda sebelum menyebar ke Batavia. Sebelum abad ke-15, pulau ini sudah terkenal sebagai penghasil pala terbesar di dunia. Dulunya, segenggam komoditas buah pala nilainya setara dengan segenggam emas.

Sejarah rinci tentang ketertarikan Belanda pada Banda Neira tercatat sejak 1599. Kemudian disusul pelaut Inggris pada tahun 1602. Persaingan sengit antara Belanda dan Inggris pun terjadi hingga terbentuknya perjanjian Breda pada tahun 1667. Kesepakatan damai tersebut memberikan hak pada Belanda untuk menguasai Pulau yang kemudian Belanda menawarkan Nieuw Amsterdam kepada Inggris yang saat ini berganti nama menjadi Manhattan, New York.

Tidak hanya memiliki sejarah panjang mengenai perdagangan pala internasional, Banda Neira juga dikenal sebagai tempat pengasingan Bung Hatta dan Sultan Syahrir. Menariknya lagi, pulau ini juga menjadi salah satu destinasi wisata tertua di Indonesia.

Aktivitas Wisata Menarik

Pulau Banda Neira kini menjadi pusat administrasi Kabupaten Maluku Tengah dikenal dengan pesona alam yang menakjubkan dan dijuluki sebagai “sepotong surga di Timur Indonesia.” Keindahannya ini diabadikan dalam pecahan uang Rp1.000.

Ada beberapa tempat menarik yang bisa kita temukan di sini dengan keindahan yang luar biasa sekaligus sejarah yang bernilai. Ini dia daftar tempatnya.

Snapinsta.app 318776830 1208249929767148 6491751307890587626 n 1080 1
Foto via Instagram.com/sam_indowild

1. Pulau Pisang atau Pulau Syahrir

Pulau Pisang menjadi salah satu tempat favorit yang sering dikunjungi Sultan Sjahrir. Pulau ini hanya ditempati oleh 50 orang penduduk saja dengan satu area pala dan pohon kelapa yang menawan. Pulau Pisang ini cocok diselami bagi para penggila diving karena memiliki panorama alam bawah laut yang sangat mempesona.

Kedalaman pulau pisang ini bisa kita jelajahi hingga 18 meter. Kita bisa menjumpai berbagai jenis ikan mulai dari Gobies, Moray, Scorpion, Eels, Blennies, Penyu, Pari, dan masih banyak lagi. Wisatawan bisa mengabadikan keindahan tersebut lewat jepretan kamera.

2. Pulau Nailaka

Pulau Nailaka merupakan pulau yang tidak berpenghuni, sehingga fasilitas yang ada di sangat terbatas. Akan tetapi, keindahan Pulau Nailaka ini tidak patut disepelekan. Kita akan melihat panorama indahnya hamparan pasir dengan jernihnya air laut.

3. Pulau Hatta

Pulau Hatta memiliki nama Pulau Rosengain. Namun salah satu pahlawan proklamasi yakni Moch. Hatta diasingkan di pulau ini sehingga mendapatkan julukan Pulau Hatta. Dengan keindahan pasir putih, menyelam di pulau ini pun menjadi kegiatan yang asyik untuk dilakukan.

4. Rumah Budaya Banda Neira

Rumah Budaya ini menyimpan kisah kelam Pulau tersebut selama diperebutkan oleh bangsa Eropa karena hasil rempah-rempahnya yang berlimpah. Sejarah tersebut disajikan dalam bentuk lukisan.

Kita bisa melihat lukisan di mana bangsa Belanda melakukan perdagangan sedangkan penduduk lokal bekerja keras dengan kondisi yang sangat memprihatikan. Perdagangan yang dilakukan Belanda bermaksud untuk memonopoli.

Daya pikat lainnya yang dimiliki berupa Benteng Belgica, Rumah Pengasingan Bung Hatta, Benteng Nassau, Istana Mini Banda Neira, Gunung Api Banda, dan masih banyak lagi.

Banda Neira juga memiliki fasilitas yang cukup lengkap berupa toserba, rumah makan, tempat penginapan, pusat oleh-oleh, toilet, tempat ibadah, area istirahat, akses internet, dan masih banyak lagi.

Snapinsta.app 363035165 1293127591590425 9087173460507893239 n 1080 1
Foto via Instagram.com/firmanto

Harga Tiket Masuk Banda Neira

Tidak ada tarif khusus untuk masuk ke Banda Neira. Kita hanya perlu menyiapkan biaya untuk transportasi, mencoba aktivitas seru di Banda Neira, serta akomodasi penginapan saja.

Secara umum, yang cukup menghabiskan banyak biaya yakni pada transportasinya. Mengingat bahwa tiket pesawat termurah menuju Banda Neira saja sudah sekitar Rp2.000.000 per orang. Belum lagi kita perlu menaiki kapal feri Bahtera Nusantara yang ditaksir dengan harga Rp145.000 hingga Rp750.000

Opsi lainnya yaitu menggunakan kapal Pelni dengan biaya yang lebih murah yakni Rp150.000 hingga Rp250.000. Hanya saja akan memakan durasi waktu perjalanan cukup lama.

Lokasi dan Jam Buka Banda Neira

Banda Neira merupakan salah satu pulau di Kepulauan Banda tepatnya di Kecamatan Banda, Kabupaten Maluku Tengah, Maluku, Indonesia. Dengan kepopuleran Banda Neira, kita bisa mengaksesnya dengan sangat mudah.

Durasi waktu operasional Banda Neira selama 24 jam sehingga kita bisa datang ke sana kapan pun yang diinginkan. Hanya saja, waktu terbaik untuk datang ke Banda Neira ini yaitu saat pagi dan sore hari.

Akses Menuju Banda Neira

Wisatawan dari berbagai kota mana pun harus melakukan penerbangan ke Ambon. Kita bisa menggunakan jasa Garuda Indonesia, Citilink, Batik Air, serta Lion Air. Durasi waktu tempunya sekitar 3 jam 40 menit perjalanan.

Lalu setelah itu kita bisa berangkat dari Ambon menuju ke Banda Neira dengan 3 moda transportasi pilihan yang bisa diakses. Opsi pertama yaitu menggunakan Kapal Feri Bahtera Nusantara 02. Fasilitas kapal ini cukup lengkap mulai dari tv hingga tempat tidur. Kita bisa membeli tiket keberangkatan di Jalan Wem Reawaru nomor 98, Sirimau, Kota Ambon.

Pilihan kedua yaitu Kapal Pelni atau PT. Pelayaran Nasional Indonesia yang mencangkup rute-rute besar Indonesia. Saat ini terdapat opsi 3 kapal yang bisa kita gunakan rute Ambon – Banda yakni Ngapulu, Pangrango, Sabuk Nusantara yang memiliki durasi waktu perjalanan berbeda-beda. Meskipun dinilai lamban dari alternatif lainnya, Kapal Pelni ini memiliki tarif yang lebih murah.

Dan yang terakhir yaitu kapal perintis. Alternatif ini menjadi moda tercepat dari transportasi lainnya. Hanya saja ketersediaan tiket dan bagasinya lebih sedikit dari alternatif lainnya.

Akomodasi

Di sekitar Banda Neira sendiri terdapat beberapa rekomendasi hotel terbaik yang bisa kita kunjungi. Salah satu hotel yang bisa kita pilih yaitu Maulana Hotel Banda Neira. Lokasinya berada di Mesjid Hatta Syahrir, Nusantara, Banda Neira, Kabupaten Maluku Tengah, Maluku.Sela

in memiliki fasilitas yang lengkap dan suasana nyaman, hotel ini merupakan hotel pertama di Banda Neira yang pemiliknya merupakan almarhum Des Alwi yakni anak Bung Hatta. Tarif penginapan yang ditawarkan hotel ini mulai dari Rp300.000.

Hotel lainnya yang bisa kita temukan di sekitar sana yaitu The Nutmeg Tree Hotel & Dive, Hotel Cilu Bintang, Mutiara Guesthouse, Baba Lagoon dan masih banyak lagi.

Oleh-Oleh Banda Neira

Banda Neira dikenal luas sebagai kawasan penghasil pala. Tidak heran di sanna kita akan menemukan beberapa olahan dari buah pala seperti manisan, sirup, dan lainnya. Berikut ini beberapa oleh-oleh khas Banda Neira yang bisa kita bawa pulang.

1. Manisan Pala

Manisan ini dibuat dari daging pala yang diolah, diserut, dan dimasak dengan kering yang kemudian ditaburi gula sehingga memiliki cita rasa yang manis dan pedas.

2. Sirup Pala

Buah pala biasanya diserut dan kemudian diambil sarinya. Setelah itu dimasak secara mendidih dengan campuran gula. Cita rasa yang diciptakan manis dengan sedikit asam.

3. Kopi Pala

Berbeda dari kopi lainnya, kopi pala ini di buat dari bahan-bahan berupa campuran kopi, pala, jahe merah, cengkeh dan juga kayu manis. Selain rasanya yang enak, kopi ini bisa mengurangi resiko terkena penyakit jantung dan penuaan dini.

Oleh-oleh lainnya yang bisa kita temukan di sana seperti Halus Kenari, Bakasang, Kacang Asin, dam masih banyak lagi.

Avatar for Erisa Vindia
Erisa Vindia Suka dengan menulis terutama seputar travel dan kuliner. Dengan pengalaman serta hobi, saya berusaha menciptakan karya tulis terbaik untuk kamu baca.
Avatar for Erisa Vindia
Erisa Vindia Suka dengan menulis terutama seputar travel dan kuliner. Dengan pengalaman serta hobi, saya berusaha menciptakan karya tulis terbaik untuk kamu baca.
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments