Setapak Langkah – 31 Mei 2026 | Menteri Haji dan Umrah (Menhaj) Mochammad Irfan Yusuf mengungkapkan bahwa pemerintah Arab Saudi telah memulai pembahasan terkait penyelenggaraan ibadah haji tahun 2027. Menurutnya, dokumen awal beserta timeline pelaksanaan haji 2027 sudah diterima oleh Kementerian Haji Indonesia.
Menhaj menekankan bahwa proses evaluasi dan persiapan harus dimulai jauh sebelum musim haji tiba. Beberapa langkah yang direncanakan meliputi:
- Pengkajian kapasitas akomodasi dan transportasi di Tanah Suci.
- Koordinasi intensif antara otoritas Saudi, otoritas Indonesia, serta agen perjalanan.
- Peningkatan sistem teknologi informasi untuk pendaftaran jemaah dan manajemen logistik.
- Pelatihan tenaga medis, keamanan, dan pemandu ibadah secara berkelanjutan.
- Pengembangan program edukasi pra-haji bagi calon jamaah.
Selain itu, Kemenhaj akan terus memantau perkembangan kebijakan Saudi, termasuk kebijakan quota, tarif, serta protokol kesehatan pasca‑pandemi. Hal ini penting untuk menyesuaikan kebijakan domestik Indonesia agar sejalan dengan standar internasional.
Dengan adanya timeline yang jelas dan evaluasi berkelanjutan, diharapkan pelaksanaan haji 2027 dapat menjadi contoh terbaik dalam manajemen ibadah massal, sekaligus memperkuat kerja sama bilateral antara Indonesia dan Arab Saudi.