Setapak Langkah – 22 April 2026 | Politeknik Pariwisata Makassar (Poltekpar) resmi memperoleh sertifikasi internasional ISO 21001:2018, standar sistem manajemen organisasi pendidikan yang diakui secara global. Pengakuan ini menandai langkah strategis institusi dalam meningkatkan kualitas layanan pendidikan dan daya saing lulusan di pasar kerja internasional.
Sertifikasi ISO 21001 menekankan pada pendekatan berbasis risiko, kepuasan pemangku kepentingan, serta perbaikan berkelanjutan. Dengan standar ini, Poltekpar berkomitmen untuk mengoptimalkan proses pembelajaran, manajemen sumber daya, serta evaluasi hasil belajar secara terstruktur.
Proses akreditasi melibatkan audit eksternal selama tiga bulan, dimana auditor menilai kesesuaian kebijakan internal, dokumentasi prosedur, serta implementasi praktik terbaik di semua unit akademik. Setelah memenuhi 100% kriteria, Poltekpar resmi dinyatakan lolos pada tanggal 15 April 2026.
- Meningkatkan kepercayaan industri pariwisata terhadap lulusan Poltekpar.
- Mempermudah kerja sama internasional dengan institusi pendidikan lain.
- Menjadi acuan bagi perguruan tinggi lain di wilayah Sulawesi Selatan untuk mengadopsi standar mutu.
Rektor Poltekpar, Dr. H. Ahmad Ridwan, MA, menyatakan, “Sertifikasi ISO 21001 bukan sekadar penghargaan, melainkan bukti nyata komitmen kami dalam menyediakan pendidikan yang relevan, inovatif, dan berkelanjutan. Kami akan terus mengintegrasikan temuan audit ke dalam kebijakan operasional untuk meningkatkan pengalaman belajar mahasiswa.”
Ke depan, Poltekpar berencana memperluas program studi berbasis kompetensi internasional serta meningkatkan kerja sama dengan mitra industri global, sehingga lulusan tidak hanya siap pakai di pasar domestik tetapi juga kompetitif di tingkat dunia.
| Aspek | Deskripsi |
|---|---|
| Tujuan | Mengoptimalkan sistem manajemen pendidikan berbasis risiko. |
| Fokus | Kepuasan mahasiswa, industri, dan masyarakat. |
| Proses | Audit eksternal, penilaian dokumen, dan verifikasi implementasi. |
| Manfaat | Peningkatan mutu, reputasi, dan peluang kerjasama internasional. |