Umbul Jolotundo, Tempat Rekreasi Air Populer di Klaten Dengan Cerita Rakyatnya yang Melegenda

Umbul Jolotundo Klaten

Julukan “Kota Seribu Umbul” memang tidak salah diberikan untuk wisata Klaten. Pasalnya kawasan ini terkenal akan wisata umbulnya yang sangat mempesona.

Salah satu yang tengah hits di kalangan anak muda ada Umbul Jolotundo. Dibandingkan Umbul Ponggok, wisata satu ini masih terdengar asing di telinga sebagian orang.

Alamat : Jalan Klaten – Jatinom No. 7, Dusun I, Gedaren, Kecamatan Jatinom, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah.
Lokasi : Google Maps
Harga tiket : Rp6.000
Jam buka : 24 Jam

Keunikan Umbul Jolotundo

Kekayaan alam yang indah menjadi keunggulan utama dari pariwisata Klaten. Setelah sukses dengan Umbul Ponggok dengan spot foto underwater-nya. Kini ada tempat wisata baru yang tak kalah indah. Namanya tidak lain dan bukan adalah Umbul Jolotundo. Bagi yang belum tahu wisata ini berlokasi di daerah Gedaren, Jatinom, Kabupaten Klaten.

Tak jauh berbeda dengan wisata Umbul lainnya di Klaten, Umbul Jolotundo menawarkan sensasi berenang di dalam kolam berisikan air yang masih jernih dan alami. Sungguh menyegarkan hingga membuat kulit terasa lebih fresh. Apalagi air di kolam ini tidak menggunakan campuran bahan kimia apapun seperti kaporit.

Wisata ini wajib kamu kunjungi saat akhir pekan nanti. Berenang di air alami sambil menikmati suguhan pemandangan alam hijau adalah cara terbaik melepaskan stres dari padatnya aktivitas sehari-hari. Dijamin pikiran akan jauh lebih rileks dan tenang. Serasa semua beban yang mengganjal hilang bersama terpaan angin.

Meskipun nama wisata ini mirip dengan sumur tua yang ada di Dataran Tinggi Dieng, yaitu Sumur Jalatunda. Akan tetapi kedua objek wisata tersebut mempunyai ciri khasnya masing-masing. Misalnya saja Umbul Jolotundo dengan berbagai macam keunikannya berikut ini.

Legenda Umbul Jolotundo

Menurut penuturan warga sekitar, Umbul Jolotundo diyakini sudah ada sejak lama dan punya beberapa versi kisah sejarahnya. Pertama ada versi seorang gadis jelita bernama Roro Amis yang mandi di sumber mata air ini menggunakan getek dari gedebog pisang.

Lagi keasyikan mandi tiba-tiba kaki Roro Amis terkena sumpil atau sejenis keong. Tanpa sengaja kakinya mengeluarkan darah hingga membuat si gadis itu meninggal dunia. Tak pelak kejadian ini mendatangkan kepiluan bagi Ayah Roro Amis yang karena kehilangan putri tercintanya.

Dikarenakan kesedihan yang begitu mendalam. Sang ayah merasa murka dan mengutuk sumpil di sumber mata air tempat Roro Amis mandi menjadi tumpul. Tuhan benar-benar mengabulkan permintaan Ayah Roro Amis. Semua sumpil di mata air tersebut berubah menjadi tumpul.

Kemudian Ayah Roro Amis meminta warga sekitar untuk tidak menanam pohon pisang di sekitar sumber mata air. Warga pun menuruti permintaan tersebut agar terhindar dari kesialan. Kisah ini sampai sekarang masih diyakini oleh masyarakat setempat.

Lalu versi lainnya mengatakan bahwa dulunya ada seorang kiai yang merasa lapar dan memutuskan menangkap ikan menggunakan jala. Saat hendak pergi ke sungai, di tengah jalan sang kiai menemukan sumber mata air yang jernih.

Sang kiai pun beristirahat sejenak untuk di sumber tersebut. Tanpa terasa waktu mandi begitu lama hingga membuat dirinya tak merasa lapar lagi. Dari kejadian inilah sumber mata air tersebut diberi nama Umbul Jolotundo. Dimana sang kiai lupa menjaring ikan untuk makan sangking terlalu lama menjalankan aktivitas mandinya.

Kolam Renang Alami

1688967774749
Sumber : Googlemap/Adrian Hadinata Hadi Darsono

Keunikan lainnya dari Umbul Jolotundo ialah kolam renang yang masih alami. Warna airnya begitu jernih hingga terlihat sebening kaca. Dari atas kolam pengunjung bisa melihat bagian dasarnya dengan sangat jelas. Dan perlu kamu ketahui memang air di kolam ini menggunakan sumber mata air alami.

Kolam renangnya sendiri berjumlah 3 buah dengan ketinggian air berbeda-beda. Ada yang 1 meter hingga paling dalam 2 meter. Lokasinya masih dalam satu area yang sama. Khusus kolam renang anak terletak di bagian paling ujung. Terdapat wahana permainan seluncur di pinggir kolam yang menjadi ciri khasnya.

Letak kolam yang masih berdampingan patut menjadi perhatian para orang tua. Jangan sampai si kecil melangkah masuk ke kolam yang ketinggian airnya cukup dalam. Kalau perlu temani si kecil berenang untuk menghindari hal-hal yang tidak dinginkan.

Ragam Ikan Warna-warni

IMG 20230710 174134
Sumber : Googlemap/Mas Dano

Satu lagi hal menarik dari wisata ini ialah adanya ikan warna-warni yang hidup di dalam kolam. Sambil berenang wisatawan juga bisa sekaligus bermain ria bersama sekumpulan ikan-ikan kecil dan menggemaskan itu. Pengalaman liburan semacam ini pasti akan selalu dikenang dan tidak akan pernah terlupakan seumur hidup.

Tak jarang wisatawan sering mengabadikan momen berenang bersama ikan menggunakan kamera ponsel. Namun ada satu pantangan yang melarang siapapun mengambil gambar ikan di dalam kolam tersebut. Masyarakat sekitar meyakini bahwa ikan-ikan kecil itu adalah penunggu Umbul Jolotundo.

Sebagai wisatawan yang baik sudah sepatutnya kamu menghormati pantangan tersebut. Jangan coba-coba untuk melanggar atau lebih parahnya mengambil ikan dari dalam kolam. Cukup lihat saja dan biarkan ikan tersebut berada di tempatnya.

Fasilitas Umum

Pihak pengelola Umbul Jolotundo sudah menyediakan fasilitas umum memadai buat para pengunjung. Salah satunya ada kamar mandi, ruang bilas, dan ruang ganti yang bisa digunakan untuk membersihkan diri sehabis dari kegiatan berenang.

Semisal kamu ingin berenang tapi takut tenggelam bisa menggunakan bantuan ban pelampung. Tidak usah khawatir, sudah disediakan tempat penyewaan khusus ban pelampung. Jadi kamu tak perlu repot-repot membawa dari rumah.

Setelah selesai berenang cobalah menikmati menu makanan di kantin atau rumah makan sekitar Umbul Jolotundo. Kebanyakan menu yang dijual adalah makanan khas Nusantara. Harganya juga masih cukup terjangkau di kantong pelajar atau mahasiswa.

Misalnya kamu tak berselera makan bisa kok hanya duduk-duduk santai di bangku pinggir kolam. Atau kalau mau yang lebih teduh duduk saja di dalam gazebo. Dengan begini kamu bisa bersantai tanpa takut terkena paparan sinar matahari.

Selama liburan jangan lupa tetap menunaikan ibadah sholat lima waktu khusus pengunjung muslim. Beruntung pihak pengelola sudah menyediakan mushola yang nyaman. Kamu pun bisa beribadah dengan khusyuk dan tenang.

Buat kamu yang membawa kendaraan pribadi sudah ada area parkir luas untuk menampung sepeda motor atau mobil. Tetapi itu tidak gratis, ada biaya parkir yang harus kamu bayar. Sepeda motor dikenakan tarif Rp2.000 dan mobil Rp5.000.

Tips Berkunjung

Liburan ke tempat pemandian tidak sama dengan wisata lainnya. Ada beberapa persiapan khusus yang perlu kamu perhatikan. Berikut sekumpulan tips penting buat kamu yang mau rekreasi ke Umbul Jolotundo.

  1. Datanglah saat pagi hari yang mana cuaca tengah bersinar cerah. Hindari bepergian saat tiba musim penghujan kala jalan raya sedang bersahabat.
  2. Paling enak datang pas weekday. Dimana kondisinya tidak terlalu ramai seperti weekend.
  3. Jangan berangkat siang hari kalau memang tidak kuat dengan teriknya sinar matahari.
  4. Siapkan semua perlengkapan yang perlu kamu bawa. Seperti obat-obatan pribadi, uang tunai, baju ganti, perlengkapan mandi, bekal, camilan, minuman, sandal, dan surat-surat kendaraan.
  5. Setibanya di tempat wisata harus selalu mematuhi setiap peraturan yang berlaku disana. Tetap jaga kebersihan, keamanan, dan ketertiban.
  6. Sebelum berenang sebaiknya kamu lakukan pemanasan terlebih dahulu agar terhindar dari cedera.

Umbul Jolotundo memang tidak sepopuler wisata Umbul Ponggok. Namun disana ada beragam aktivitas yang tak kalah seru dan pastinya menyenangkan. Kalau tidak percaya buktikan sendiri dengan datang ke tempatnya langsung. Ikut sertakan juga keluarga agar suasana liburan kamu tidak terasa membosankan.

Avatar for Indriani
Indriani Memiliki kesibukan sebagai content writer dan menyukai bidang gambar, baca, dan menulis.
Avatar for Indriani
Indriani Memiliki kesibukan sebagai content writer dan menyukai bidang gambar, baca, dan menulis.
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments