Setapak Langkah – 22 April 2026 | Film horor komedi berbahasa Indonesia, Ghost in the Cell, berhasil menembus angka satu juta penonton pada hari keenam penayangannya di seluruh jaringan bioskop nasional. Keberhasilan ini menandai pencapaian penting bagi sutradara Joko Anwar, yang sekaligus menjadi bukti daya tarik genre campuran horor dan komedi di kalangan penonton Indonesia.
Berikut ini rangkuman statistik penonton per hari:
- Hari 1: 120.000 penonton
- Hari 2: 150.000 penonton
- Hari 3: 250.000 penonton
- Hari 4: 300.000 penonton
- Hari 5: 380.000 penonton
- Hari 6: Total mencapai 1.000.000 penonton
Keberhasilan box office ini tidak lepas dari strategi pemasaran yang intensif, termasuk penggunaan media sosial, trailer yang viral, serta kehadiran Joko Anwar yang aktif berinteraksi dengan penggemar. Selain itu, tema film yang menggabungkan elemen supranatural dengan humor lokal berhasil menarik segmen penonton yang luas, mulai dari remaja hingga dewasa muda.
Joko Anwar dalam pernyataannya mengucapkan terima kasih kepada penonton yang telah mendukung filmnya sejak awal. Ia menekankan pentingnya dukungan penonton Indonesia untuk industri perfilman nasional, terutama di tengah persaingan dengan produksi luar negeri.
Secara finansial, pencapaian satu juta penonton diperkirakan menghasilkan pendapatan kotor sekitar Rp150 miliar, mengingat rata-rata harga tiket bioskop nasional berkisar Rp150.000. Angka ini menempatkan Ghost in the Cell dalam jajaran film Indonesia dengan performa box office terbaik tahun ini.
Para analis industri film menilai bahwa kesuksesan ini dapat menjadi tolok ukur bagi film-film selanjutnya yang mengusung genre hybrid. Mereka berharap tren ini dapat mendorong lebih banyak produser untuk bereksperimen dengan kombinasi genre yang belum banyak dieksplorasi.