Setapak Langkah – 16 April 2026 | Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah menegaskan komitmen memperkuat jaringan komunikasi publik dengan melakukan pemetaan menyeluruh terhadap kebutuhan pranata humas di setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
Langkah ini diambil sebagai respons atas meningkatnya harapan masyarakat akan akses informasi yang cepat, akurat, dan transparan. Dengan mengetahui secara tepat kompetensi, jumlah, serta fasilitas yang dibutuhkan oleh masing‑masing pranata humas, pemerintah daerah berharap dapat menyusun program pengembangan yang terarah.
Metode pemetaan
Proses pemetaan dilakukan melalui tiga tahap utama:
- Distribusi kuesioner digital ke seluruh OPD untuk mengidentifikasi jumlah staf humas, tingkat keahlian, dan kebutuhan pelatihan.
- Workshop tatap muka dengan kepala OPD dan pranata humas guna menggali kendala operasional serta harapan terhadap dukungan teknis.
- Analisis data oleh tim khusus di Sekretariat Daerah yang kemudian menghasilkan peta kebutuhan strategis.
Hasil sementara dan rencana aksi
- Teridentifikasi bahwa 60% OPD masih kekurangan tenaga ahli dalam bidang media sosial dan manajemen krisis.
- Mayoritas OPD menginginkan pelatihan intensif tentang regulasi informasi publik dan penggunaan platform digital pemerintah.
- Beberapa unit memerlukan perangkat keras tambahan, seperti kamera DSLR dan software desain grafis.
Berbekal temuan tersebut, Sekretariat Daerah akan menyusun paket pelatihan bertahap, memperkuat infrastruktur digital, serta membentuk jaringan koordinasi antar‑pranata humas. Targetnya, dalam satu tahun ke depan, seluruh OPD dapat menghasilkan konten publik yang konsisten, tepat waktu, dan dapat dipertanggungjawabkan.
Penguatan fungsi pranata humas ini diharapkan tidak hanya meningkatkan kualitas penyampaian informasi, tetapi juga menumbuhkan rasa kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah Kabupaten Bangka Tengah.