Setapak Langkah – 01 Juni 2026 | Dalam rangka memperingati Hari Raya Tri Suci Waisak 2570 BE/2026, Keluarga Buddhayana Indonesia (KBI) menyelenggarakan upacara Sannipata Waisak di Candi Sewu, Magelang, Jawa Tengah. Acara yang dihadiri ribuan umat Buddha, tokoh agama, serta pejabat daerah ini menjadi salah satu perayaan terbesar dalam kalender Buddhis Indonesia.
Upacara dimulai dengan pembacaan sutra oleh para bhikkhu, diikuti dengan penyalaan lilin, dupa, dan penaburan bunga. Selanjutnya, para peserta melakukan prosesional mengelilingi candi sembilan tingkat yang dikenal sebagai salah satu kompleks candi Buddha terbesar di dunia. Pada puncak acara, para biksu memimpin meditasi bersama yang berlangsung selama satu jam, menekankan nilai-nilai kasih sayang, kedamaian, dan persaudaraan.
Berikut rangkaian kegiatan utama Sannipata Waisak di Candi Sewu:
- Pembacaan sutra oleh para bhikkhu senior.
- Penyalaan lilin, dupa, dan penaburan bunga sebagai simbol penghormatan.
- Prosesi mengelilingi candi sambil menyanyikan mantra.
- Mediasi massal dipimpin biksu senior.
- Penyerahan persembahan kepada para bhikkhu dan penganugerahan penghargaan kepada relawan.
Kegiatan tersebut tidak hanya memperkuat ikatan spiritual antar umat Buddha, tetapi juga memberikan dampak positif bagi sektor pariwisata lokal. Pemerintah Kabupaten Magelang mencatat peningkatan kunjungan wisatawan domestik hingga 35% selama periode Waisak, yang berdampak pada peningkatan pendapatan usaha kuliner, penginapan, dan kerajinan tradisional.
Selain itu, penyelenggaraan Sannipata Waisak di Candi Sewu menegaskan pentingnya pelestarian warisan budaya Buddha di Indonesia. Pemerintah dan pihak pengelola situs berkomitmen untuk menjaga kebersihan dan keaslian candi, sekaligus menyediakan fasilitas edukatif bagi pengunjung yang ingin memahami nilai sejarah dan spiritual situs tersebut.
Dengan semangat kebersamaan dan toleransi, perayaan ini menjadi contoh konkret bagaimana keanekaragaman agama dapat bersinergi dengan pelestarian budaya serta pengembangan ekonomi kreatif di tingkat daerah.