Setapak Langkah – 05 Agustus 2026 | Pakistan dan Iran baru-baru ini menegaskan komitmen untuk meningkatkan volume perdagangan bilateral hingga mencapai angka sekitar US$10 miliar. Langkah ini bukan semata-mata didorong oleh pertimbangan finansial, melainkan melibatkan sejumlah faktor strategis, politik, dan ekonomi yang saling melengkapi.
Berikut ini beberapa alasan utama yang menjadi dasar ketertarikan Pakistan terhadap perdagangan dengan Iran:
- Posisi geografis yang saling melengkapi – Kedua negara berbagi perbatasan darat dan memiliki akses ke jalur laut strategis di Teluk Persia, sehingga memudahkan transportasi barang dan energi.
- Keamanan pasokan energi – Iran merupakan salah satu produsen minyak dan gas terbesar di kawasan. Pakistan, dengan pertumbuhan konsumsi energi yang cepat, melihat peluang untuk memperoleh bahan bakar dengan harga yang lebih stabil dibandingkan sumber lain.
- Kerja sama dalam proyek infrastruktur – Rencana pembangunan jalur kereta api dan jalan raya lintas perbatasan, serta proyek pelabuhan Gwadar, membuka peluang logistik yang menguntungkan bagi kedua belah pihak.
- Hubungan budaya dan religius – Mayoritas penduduk Pakistan dan Iran beragama Islam, yang memperkuat ikatan sosial serta mempermudah negosiasi bilateral.
- Pengaruh sanksi internasional – Karena Iran berada di bawah sanksi ekonomi, Pakistan dapat memanfaatkan celah perdagangan yang relatif kurang kompetitif untuk memperoleh barang dengan tarif lebih rendah.
- Diversifikasi ekonomi – Pakistan berupaya mengurangi ketergantungan pada perdagangan dengan India dan negara barat, sehingga menambah pilihan mitra dagang menjadi strategi penting.
Target US$10 miliar bukan sekadar angka ambisius; ia mencerminkan upaya konkrit untuk memperluas basis ekspor‑impor, meningkatkan pendapatan devisa, serta menciptakan lapangan kerja di sektor manufaktur, pertanian, dan energi.
Namun, realisasi tujuan tersebut masih dihadapkan pada tantangan seperti infrastruktur yang belum sepenuhnya siap, fluktuasi harga energi global, serta dinamika politik regional. Kedua pemerintah menyatakan akan terus berkoordinasi melalui forum bilateral dan lembaga perdagangan untuk mengatasi hambatan tersebut.
Jika upaya ini berjalan lancar, hubungan ekonomi Pakistan‑Iran dapat menjadi model kerja sama lintas batas yang mengandalkan tidak hanya pada faktor finansial, melainkan juga pada kepentingan strategis dan solidaritas regional.