Setapak Langkah – 20 Juni 2026 | Gempa bumi berkekuatan magnitude 6,7 mengguncang Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah pada tanggal yang belum ditentukan. Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyimpulkan bahwa aktivitas seismik tersebut dipicu oleh pergerakan Sesar Palolo, sebuah patahan tektonik utama yang melintasi wilayah tersebut.
Sesar Palolo terbentang sepanjang sekitar 120 km dari daerah Barangka sampai ke wilayah Luwuk. Analisis data seismik, pemetaan permukaan, serta pemodelan stress menunjukkan akumulasi tegangan pada segmen barat patahan yang akhirnya terlepas, menimbulkan gempa kuat.
Berikut rangkuman temuan Badan Geologi:
- Magnitudo gempa: 6,7 pada skala Richter.
- Hipocenter berada pada kedalaman 35 km di bawah permukaan tanah.
- Pusat gempa terletak sekitar 12 km barat daya kota Sigi.
- Patahan yang terlibat: Sesar Palolo, dengan slip‑rate sekitar 2 mm/tahun.
Akibat gempa, sejumlah wilayah terdampak mengalami kerusakan pada infrastruktur, rumah tinggal, serta jaringan listrik. Daerah dengan tanah lunak dan lereng curam khususnya rawan longsor.
| Kerusakan | Estimasi |
|---|---|
| Bangunan rumah | ratusan unit |
| Jalan raya | sejumlah kilometer terputus |
| Listrik | pemadaman di lebih dari 10.000 rumah |
Pihak berwenang telah mengaktifkan tim SAR, mendirikan posko penanggulangan bencana, dan menyalurkan bantuan darurat. Badan Geologi menekankan pentingnya pemetaan zona rawan gempa dan longsor, serta perlunya pembangunan bangunan dengan standar tahan gempa di daerah berisiko.
Penelitian lanjutan akan fokus pada pemantauan kontinu Sesar Palolo menggunakan jaringan seismometer baru, serta penyusunan peta bahaya gempa yang lebih detail untuk mendukung kebijakan mitigasi bencana di Sulawesi Tengah.