Labuan Bajo, Pesona Cantik Indonesia Bagian Timur Yang Banyak Dikagumi

Labuan Bajo NTT

Liburan menjadi kegiatan wajib yang sering dilakukan setiap orang ketika akhir pekan maupun libur panjang tiba. Untuk menciptakan liburan luar biasa, kita perlu pergi ke tempat-tempat menarik yang banyak dikagumi orang-orang.

Salah satu tempat wisata yang masuk ke dalam 5 daftar wisata prioritas di Indonesia yaitu Labuan Bajo. Mungkin sebagian orang sudah tidak asing lagi dengan destinasi wisata yang satu ini. Siapa yang tidak ingin melakukan liburan ke destinasi impian ini.

Labuan Bajo dijuluki surga dunia lantaran memiliki pesona yang begitu menawan. Selain itu, tempat ini juga menjadi gerbang utama menuju Taman Nasional Komodo yang menyimpan segudang keindahan serta satwa langka mendunia.

Maka dari itu, wisatawan yang ingin mengajak keluarga atau pasangan bisa banget mampir ke destinasi wisata NTT ini.

Snapinsta.app 362243935 18341984320075185 5269217006373721554 n 1080
Foto via Instagram.com/ahmadnurfauji.id

Sejarah Singkat Labuan Bajo

Labuan Haji awalnya merupakan salah satu desa yang ada di Kecamatan Komodo, Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT). Saat ini Labuan Haji dikembangkan menjadi Kota Labuan Bajo lantaran menjadi titik fokus pariwisata di kawasan tersebut.

Penggunaan nama Labuan Bajo sendiri tidak terlepas dari Flores. Secara bahasa, Labuan Bajo memiliki makna berlabuhnya suku Bajo. Suku Bajo sendiri merupakan kelompok etnis nomaden di lautan. Tidak heran banyak orang yang menyebutnya Gipsi Laut.

Awalnya, Suku Bajo ini berasal dari Kepulauan Sulu yang ada di Filipina. Lalu melakukan migrasi selama ratusan tahun ke Sabah hingga Kepulauan Madagaskar.

Suku Bajo yang ada di Indonesia sendiri telah beradaptasi dengan penduduk sehingga beberapa diantaranya tidak lagi hidup nomaden. Hal menarik yang dari Suku Bajo ini yakni tubuhnya mengalami evolusi berupa pembesaran limpa hingga 50% lebih besar. Hal tersebut memungkinkan mereka dapat bertahan di kedalaman 60 meter bawah laut selama 15 menit tanpa alat bantu apapun.

Sampai saat ini, ketika wisatawan melakukan liburan di Labuan Bajo, kita akan menemukan beberapa masyarakat asli Suku Bajo.

Snapinsta.app 281903616 5501022973242011 7336320040121121840 n 1080
Foto via Instagram.com/travelzoo_uk

Wisata Labuan Bajo

Liburan ke Labuan Bajo merupakan liburan impian yang didambakan semua orang. Banyak pilihan aktivitas seru yang pastinya membuat liburan semakin berkesan. Berikut ini beberapa hal yang wajib kita lakukan ketika sedang berlibur disana.

1. Menyaksikan Keindahan Pantai Pink / Pink Beach

Dari sekian banyak pantai yang bisa kita temukan di Labuan Bajo, salah satu pantai yang cukup menarik perhatian yaitu Pantai Pink. Diberi nama Pantai Pink lantaran warna pasir pantai tersebut berwana pink. Hal tersebut disebabkan oleh organisme foraminitefera atau foram yang kita kenal dengan nama plankton sudah ada sejak satu miliar tahun lalu di bumi.

Selain menarik dari sejarah pasirnya sendiri, Pantai Pink ini cocok diselami karena kita bisa menyaksikan keindahan bawah laut bagaikan istana. Wisatawan bisa melihat aneka jenis ikan cantik, terumbu karang, dan biota laut lainnya.

2. Bertemu Komodo, Salah Satu Hewan Langka Dunia

Jarak yang bisa ditempuh dari Labuan Bajo ke Pulau Komodo sekitar 3 jam perjalanan. Mungkin kita tau mengapa diberi nama Pulau Komodo? Karena di dalam sana terdapat 2.000 ekor komodo yang dilepas secara bebas. Namun wisatawan tidak perlu khawatir, sebab di Pulau Komodo tersebut terdapat banyak petugas yang akan menjamin keselamatan para pengunjung.

3. Hiking Di Gunung Mbleliling

Bagi para penggiat alam, khususnya yang menyukai kegiatan hiking wajib banget mencoba aktivitas hiking di Gunung Mbeliling. Gunung Mbeliling ini memiliki ketinggian 1.258 mdpl dikeliling hutan belantara dengan pepohonan rindang yang sudah berusia ratusan tahun.

Meskipun terkesan begitu menantang, saat sampai di puncak Gunung Mbeliling tersebut kita akan dibuat tertegun akan keindahan Labuan Bajo dari atas ketinggian.

4. Menikmati Sunset di Pulau Kalong

Nama Pulau Kalong sendiri diambil dari banyaknya kelelawar yang ada di sana saat sore hari. Pulau Kalong ini semakin cantik dengan tebaran kelewatan di atas langit. Maka momen paling pas untuk berkunjung ke sana yaitu menjelang matahari terbenam. Wisatawan bisa merebahkan badan sambil menikmati keindahan Pulau Kalong saat sunset.

Kegiatan lainnya yang tidak boleh kita lewatkan ketika berada di Labuan Baik yaitu scuba diving, snorkeling, berkeliling dengan kapal, dan masih banyak lagi. Wisatawan wajib banget mengabadikan momen setiap sudut cantik Labuan Bajo sekaligus membagikannya di media sosial.

Snapinsta.app 361762357 998903601531495 3488535816450901648 n 1080
Foto via Instagram.com/tukanglibur_labuanbajo

Harga Tiket Labuan Bajo

Ada beragam paket wisata yang ditawarkan berbagai jasa travel. Jika wisatawan berencana datang ke sana menggunakan kapal open deck akan ditetapkan tarif Rp600.000 per hari. Untuk speed boat mulai dari Rp1.300.000 hingga Rp1.700.000.

Biasanya paket tersebut sudah termasuk snorkeling, pemandu wisata, speedboat, serta camilan dan minuman. Adapun aktivitas tour kota NTT seperti Labuan Bajo ditaksir mulai dari Rp350.000 per orang.

Sementara itu, mulai 1 Agustus 2022 lalu,tarif masuk Labuan Bajo untuk Pulau Komodo ditaksir dengan harga Rp3.750.000 per orang. Tarif tersebut ditetapkan langsung oleh Pemerintahan Provinsi Nusa Tenggara Timur.

Berlaku untuk wisatawan lokal dan mancanegara. Besaran tarif telah melewati kajian akademik para ahli lingkungan dari IPB Bogor dan Universitas Indonesia mengenai kajian carrying capacity Pulau Komodo serta Pulau Padar.

Open Trip Labuan Bajo

Labuan Bajo ini merupakan kelurahan yang ada di Kecamatan Komodo, Kabupaten Manggarai Barat, Provinsi Nusa Tenggara Timur, Indonesia. Menjadi salah satu kawasan populer tentu saja membuat Labuan Bajo ini bisa kita temukan dengan mudah. Google Maps

Kita bisa datang ke Labuan Bajo kapan pun yang diinginkan. Hanya saja, waktu terbaik untuk menikmati momen di sana yakni saat sunrice dan sunset. Selain di nilai romantis, wisatawan akan dibuat tertegun dengan keindahan matahari terbit serta terbenamnya.

Snapinsta.app 26151222 513680949003422 8444110316177981440 n 1080
Foto via Instagram.com/tukang_jalan

Keindahan Pulau Komodo dengan kekayaan budaya dan eksotisme pulau di sekelilingnya membuat wisata ini ramai dikunjungi. Untuk mengaksesnya kita bisa melalui jalur udara, darat, maupun laut.

Jika kita menggunakan transportasi udara, maskapai Transnusa Airlines menghubungkan Labuan Bajo dengan kota-kota besar lainnya seperti Makassar, Semarang, Balikpapan, Kupang, dan Mataram. Jika dari arah Ibukota Jakarta, kita bisa menempuhnya dengan waktu sekitar 4 jam perjalanan.

Sementara untuk melakukan perjalanan ke Labuan Bajo via jalur darat bisa melalui Flores, Bajawa, Ruteng, Nancar, Mboera hingga sampai di Labuan Bajo. Alternatif darat bisa menghabiskan waktu sekitar 12 jam perjalanan.

Bagi yang ingin merasakan naik kapal Leuser dari PELNI yang berlayar dari Makassar bisa memilih alternatif laut. Ada pula kapal PELNI KM Binaiya yang berlatar dari Denpasar.

Akomodasi Sekitar Labuan Bajo

Rasanya tidak lengkap jika liburan ke Labuan Bajo tanpa melakukan staycattion. Di sana ada beberapa rekomendasi hotel berbintang yang bisa kita kunjungi. Selain menawarkan fasilitas yang lengkap, hotel ini juga menawarkan view tepian pantai yang cantik.

1. Plataran Komodo Beach Resort

Lokasinya berada di Waecicu Beach, Labuan Bajo, Manggarai Barat, Flores, Nusa Tenggara Timur, Indonesia. Penginapan ini menawarkan villa mewah dengan arsitektur tradisional. Dilengkapi dengan dermaga kayu indah, fasilitas spa, kolam renang private, restoran ternama, dan lainnya. Tarif penginapan yang ditawarkan mulai dari Rp3.634.538.

2. Bintang Flores Hotel

Harga paket penginapan yang ada di Bintang Flores Hotel ini cukup terjangkau yakni mulai dari Rp548.775. Hotel ini berada di Jalan Pantai pede, Labuan Bajo, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur, Indonesia.

3. Ayana Komodo Resort

Penginapan bintang lima ini juga memberikan fasilitas mewah dengan vibes yang sangat mewah. Fasilitas yang bisa kita dapatkan berupa spa, sauna, beach bar, restoran, dan masih banyak lagi. Tarif per malamnya ditaksir mulai dari Rp3.047.000.

Rekomendasi penginapan lainnya yang tidak jauh dari lokasi Labuan Bajo seperti Sylvia Resort Komodo, Laprima Hotel, SUdamala Resort, Komodo Resort dan masih banyak lagi.

Oleh-Oleh Labuan Bajo

Selain dikenal dengan pesona alamnya yang menakjubkan, rasanya tidak lengkap jika liburan tanpa membawa buah tangan. Di Labuan Bajo ini terkenal akan kain Songke khas Tanah Manggarai. Kain tersebut umumnya memiliki warna dasar hitam dengan beragam motif warna-warninya.

Sama dengan kain Nusantara lainnya, songke juga memiliki motif yang beragam dengan maknanya tersendiri. Berikut ini beberapa jenis Songke yang bisa kita bawa pulang.

1. Ranggong, kain ini menyimbolkan kejujuran dan kerja keras.
2. Wela Runu, yang melambangkan bahwa masyarakat Manggarai seperti bunga kecil namun memiliki sumber keindahan.
3. Wela Kawu, memiliki makna keterikatan manusia dengan alam yang tidak akan pernah lepas.
4. Ntala, simbol bintang yang memiliki arti harapan dan doa baik.
5. Ju’i, bermakna filosofi bahwa semua hal memiliki batas akhir.

Selain Songke yang bisa ditemukan di sepanjang jalan menuju Labuan Bajo, kita juga bisa menemukan oleh-oleh berupa kuliner yang ada di depan Bandar Udara Internasional Komodo. Beberapa diantaranya seperti kopi Manggarai, roti komplang, dan aneka camilan lainnya.

Tips Mengunjungi Labuan Bajo

Untuk merencanakan liburan yang asik tentunya perlu dipersiapkan dengan matang bukan? Apalagi Labuan Bajo juga termasuk wisata terbaik di Indonesia. Maka dari itu kita perlu memperhatikan point-point di bawah.

1. Menyiapkan budget liburan

Mengingat bahwa biaya yang dikeluarkan untuk liburan ke Labuan Bajo cukup mahal dibanding wisata lainnya yang ada di Pulau Jawa maka hal utama kita perlu menyiapkan budget yang cukup.
Kita perlu melakukan perhitungan jenis transportasi, rute perjalanan, durasi liburan, tiket masuk wisata, tempat penginapan, makanan dan minuman, oleh-oleh, serta biaya lainnya yang tidak terduga.

2. Berlibur Bersama Teman Secara Open Trip

Dibanding liburan secara mandiri, akan lebih baik jika kita melakukan liburan secara bersama-sama. Selain cukup efisien dalam hal biaya, kita juga tidak perlu khawatir tersesat atau terjadinya kendala lainnya dalam perjalanan.

3. Memilih Waktu Terbaik

Rasanya sia-sia jika datang ke tempat istimewa seperti Labuan Bajo tanpa merasa puas. Maka dari itu, kita juga perlu mempertimbangkan waktu yang tepat. Biasanya, bagi yang ingin melakukan snorkeling dan diving bisa datang ke sana pada bulan September hingga November karena ombaknya tidak terlalu tinggi.

Lalu jika ingin melihat komodo, bisa datang di waktu Juli hingga Agustus karena telah memasuki musim kawin. Dan bagi yang ingin mendaptkan panorama cantiknya Labuan Bajo dengan balutan cerahnya langit, bisa datang pada bulan April sampai Mei.

Avatar for Erisa Vindia
Erisa Vindia Suka dengan menulis terutama seputar travel dan kuliner. Dengan pengalaman serta hobi, saya berusaha menciptakan karya tulis terbaik untuk kamu baca.
Avatar for Erisa Vindia
Erisa Vindia Suka dengan menulis terutama seputar travel dan kuliner. Dengan pengalaman serta hobi, saya berusaha menciptakan karya tulis terbaik untuk kamu baca.
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments