Setapak Langkah – 22 April 2026 | Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Suharyanto, mengungkapkan bahwa pembangunan hunian temporer (huntap) bagi pengungsi di Tapanuli Utara mendekati penyelesaian. Sebanyak 70 unit rumah diharapkan selesai 100 persen dan siap dihuni pada bulan Mei mendatang.
Sementara itu, 33 unit lainnya masih dalam tahap konstruksi dan diperkirakan akan selesai dalam beberapa minggu ke depan. Setelah seluruh hunian selesai, proses relokasi pengungsi yang terdampak banjir dan tanah longsor akan dimulai pada bulan yang sama.
Berikut rincian status pembangunan huntap di wilayah tersebut:
- 70 unit: selesai 100%, siap ditempati pada Mei 2026.
- 33 unit: masih dalam proses pembangunan, diperkirakan selesai akhir Mei atau awal Juni 2026.
BNPB menegaskan bahwa relokasi akan dilaksanakan secara terkoordinasi dengan pemerintah daerah, Badan Penanggulangan Bencana Daerah, serta lembaga kemanusiaan terkait. Prioritas utama adalah memastikan keselamatan dan kenyamanan para pengungsi yang telah kehilangan tempat tinggal akibat bencana alam.
Pengungsi yang akan dipindahkan ke huntap baru akan mendapatkan fasilitas dasar seperti listrik, air bersih, dan akses layanan kesehatan. Pemerintah daerah juga berkomitmen untuk mempercepat penyediaan infrastruktur pendukung seperti jalan akses dan jaringan transportasi.