Setapak Langkah – 05 Agustus 2026 | Presiden Prabowo Subianto secara langsung turun tangan untuk menangani serangkaian pemadaman listrik yang masih melanda beberapa wilayah di Pulau Kalimantan. Pemadaman yang terjadi sejak awal pekan ini menimbulkan keluhan warga, gangguan pada sektor industri, serta menurunkan produktivitas di daerah‑daerah yang terdampak.
Dalam kunjungan kerja ke salah satu wilayah yang paling parah terdampak, Presiden Prabowo menegaskan beberapa langkah strategis yang harus segera dilaksanakan:
- Pengiriman tim darurat PLN dengan perlengkapan lengkap untuk memperbaiki jaringan yang rusak dalam waktu sesegera‑mungkin.
- Peningkatan alokasi anggaran khusus untuk mempercepat pemeliharaan dan modernisasi pembangkit listrik, termasuk pembangkit berbasis energi terbarukan.
- Koordinasi lintas kementerian untuk mengoptimalkan penggunaan sumber energi cadangan serta memperkuat jaringan transmisi antar pulau.
- Pembentukan satuan tugas khusus yang melaporkan progres perbaikan secara real‑time kepada Gedung Kuning.
Presiden juga menekankan pentingnya meningkatkan kesadaran masyarakat akan penggunaan listrik yang efisien, khususnya selama jam puncak, guna meringankan beban jaringan. Ia menambahkan bahwa pemerintah akan mempercepat program pembangunan pembangkit listrik tenaga surya dan mikrohidro di daerah‑daerah terpencil untuk mengurangi ketergantungan pada satu sumber energi.
Sejumlah pejabat menanggapi langkah ini dengan optimisme, menyatakan bahwa sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan PLN diharapkan dapat memulihkan pasokan listrik secara stabil dalam beberapa minggu ke depan. Namun, mereka juga mengingatkan bahwa perbaikan jangka panjang memerlukan investasi yang signifikan dan kebijakan yang konsisten.