Setapak Langkah – 01 Mei 2026 | Presiden FIFA, Gianni Infantino, menegaskan pada konferensi pers terbaru bahwa tim nasional Iran tetap akan berpartisipasi dalam pertandingan Piala Dunia 2026 yang akan diselenggarakan di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko. Pernyataan ini muncul setelah munculnya spekulasi mengenai kemungkinan larangan bagi tim Iran karena ketegangan politik antara Iran dan Amerika Serikat.
Infantino menekankan prinsip netralitas FIFA dalam urusan politik dan menegaskan bahwa keputusan akhir mengenai partisipasi tim sepenuhnya bergantung pada regulasi kompetisi serta persyaratan yang telah disepakati. Ia menambahkan bahwa FIFA berkomitmen memastikan bahwa semua federasi anggota memiliki hak yang sama untuk bersaing di panggung dunia.
- FIFA tidak akan memblokir tim Iran hanya karena isu politik.
- Keputusan akan didasarkan pada kriteria teknis dan administratif, bukan tekanan eksternal.
- Tim Iran diwajibkan memenuhi persyaratan kelayakan pemain, infrastruktur, dan regulasi anti-doping.
Dalam pernyataannya, Infantino juga menyinggung pentingnya semangat sportivitas dan inklusivitas dalam turnamen berskala global. Ia menegaskan bahwa Piala Dunia 2026 harus menjadi ajang yang mempertemukan bangsa‑bangsa, terlepas dari perbedaan politik di luar lapangan.
Berita ini diterima dengan lega oleh penggemar sepak bola Iran, yang telah menantikan kesempatan menampilkan bakat mereka di turnamen terbesar dunia. Namun, pihak berwenang Iran tetap diharapkan memastikan semua persiapan tim, termasuk proses visa dan logistik, dapat berjalan lancar menjelang pertandingan.