Setapak Langkah – 02 Mei 2026 | Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Medan mengajukan permohonan kepada petugas haji agar memberikan prioritas tertinggi pada pelayanan jamaah yang berada di Tanah Suci. Permintaan ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya jumlah jamaah dari Sumatera Utara yang menuntut kenyamanan dan kelancaran ibadah selama musim haji.
Ketua PPIH Medan menekankan pentingnya koordinasi yang lebih intensif antara otoritas haji, termasuk Kementerian Agama, dan pihak-pihak terkait di Arab Saudi. Menurutnya, penanganan logistik, akomodasi, serta transportasi harus dipastikan tidak mengganggu pelaksanaan ibadah utama.
- Penguatan sistem informasi real‑time untuk memantau kebutuhan jamaah.
- Peningkatan jumlah petugas pendamping yang menguasai bahasa lokal.
- Penjaminan akses cepat ke fasilitas kesehatan dan keamanan.
- Pengaturan jadwal shalat dan ibadah lain agar tidak terjadi tumpang tindih.
Selain itu, PPIH Medan juga mengusulkan penambahan pusat layanan darurat yang dapat diakses 24 jam, serta penyediaan materi edukasi tentang tata cara ibadah haji yang sesuai dengan protokol kesehatan terkini.
Jika permintaan ini dipenuhi, diharapkan tidak hanya meningkatkan kepuasan jamaah, tetapi juga mencerminkan komitmen pemerintah dalam menegakkan standar pelayanan haji yang adil dan merata bagi seluruh wilayah Indonesia.