Setapak Langkah – 29 April 2026 | Polda Metro Jaya mengumumkan bahwa penyelidikan kecelakaan beruntun yang melibatkan Kereta Rel Listrik (KRL) dan Kereta Api jarak jauh (KA) Argo Bromo Anggrek di kawasan Bekasi Timur kini difokuskan pada dugaan faktor kelalaian manusia.
Insiden terjadi pada sore hari ketika kedua rangkaian kereta melintas di jalur yang sama. KRL yang sedang berhenti di stasiun Bekasi Timur tiba‑tiba tertabrak oleh KA yang melaju dengan kecepatan tinggi, mengakibatkan kerusakan pada gerbong serta beberapa penumpang mengalami luka ringan hingga sedang.
Tim investigasi Polda Metro Jaya menyoroti tiga aspek utama yang berpotensi menjadi penyebab human error:
- Kecerobohan dalam penempatan atau pengoperasian sinyal
- Kelalaian masinis atau petugas kontrol dalam mematuhi prosedur standar operasional
- Gagalnya komunikasi antara pusat pengendalian lalu lintas kereta dengan operator di lapangan
Juru bicara kepolisian menegaskan bahwa penyelidikan akan melibatkan analisis rekaman CCTV, data sistem sinyal, serta keterangan saksi mata. Hasil temuan diharapkan dapat menjadi dasar rekomendasi perbaikan prosedur operasional dan pelatihan bagi seluruh personel yang terlibat dalam pengelolaan jalur kereta.
Selain menambah beban pada layanan transportasi umum, kecelakaan ini menimbulkan kekhawatiran publik terhadap standar keselamatan di jaringan kereta api. Polda Metro Jaya mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan menunggu hasil resmi, sambil menekankan pentingnya peningkatan disiplin kerja di sektor transportasi publik.