Setapak Langkah – 04 Agustus 2026 | Pertamina Patra Niaga kembali menggelar acara Business Gastronomy Culinary Competition (BGCC) edisi 2026, yang difokuskan pada pelestarian dan inovasi kuliner Nusantara. Acara ini menjadi platform strategis bagi perusahaan untuk mendukung ekosistem kuliner lokal sekaligus mempromosikan produk energi dan bahan bakar bersih yang dapat dimanfaatkan dalam industri makanan.
BGCC 2026 menampilkan lebih dari 200 peserta dari 30 provinsi, termasuk chef profesional, pengusaha UMKM, serta mahasiswa jurusan kuliner. Kompetisi terbagi menjadi tiga kategori utama: makanan tradisional, makanan modern dengan sentuhan lokal, dan inovasi penggunaan bahan bakar ramah lingkungan dalam proses memasak.
| Kategori | Jumlah Peserta | Hadiah Utama |
|---|---|---|
| Makanan Tradisional | 80 | Rp 150 juta |
| Makanan Modern | 70 | Rp 120 juta |
| Inovasi Bahan Bakar | 50 | Rp 100 juta |
Selain kompetisi, BGCC 2026 menyertakan serangkaian lokakarya dan seminar yang membahas topik seperti pengelolaan rantai pasok bahan makanan, penggunaan biofuel dalam industri kuliner, serta strategi pemasaran digital untuk produk kuliner tradisional. Berikut beberapa poin penting yang diangkat dalam lokakarya:
- Penerapan biofuel sebagai sumber energi alternatif untuk dapur komersial.
- Strategi branding produk kuliner berbasis keaslian budaya.
- Pengembangan jaringan distribusi melalui platform e‑commerce.
Direktur Utama Pertamina Patra Niaga, Budi Santoso, menyatakan bahwa program ini sejalan dengan visi perusahaan untuk mendukung ekonomi kreatif dan memperkuat ketahanan pangan nasional. “Kuliner Nusantara memiliki potensi besar untuk menjadi motor pertumbuhan ekonomi. Melalui BGCC, kami ingin menumbuhkan inovasi yang berkelanjutan sekaligus memberikan peluang pasar bagi produsen lokal,” ujarnya.
Respons dari masyarakat dan pelaku industri kuliner sangat positif. Lebih dari 1.5 juta penonton virtual mengikuti siaran langsung acara melalui platform digital, sementara 30.000 pengunjung hadir secara fisik di venue utama di Jakarta. Data tersebut mencerminkan peningkatan minat publik terhadap gerakan pelestarian budaya kuliner.
Ke depan, Pertamina Patra Niaga berencana menjadikan BGCC sebagai agenda tahunan yang terintegrasi dengan program Corporate Social Responsibility (CSR) lainnya, termasuk dukungan bagi petani lokal, pelatihan keahlian memasak bagi pemuda, serta kolaborasi dengan lembaga pendidikan.
Dengan mengangkat kuliner Nusantara lewat BGCC 2026, Pertamina Patra Niaga tidak hanya memperkuat citra perusahaan sebagai pelopor inovasi energi, tetapi juga berkontribusi pada pelestarian warisan kuliner Indonesia yang kaya dan beragam.