Setapak Langkah – 22 Mei 2026 | Dalam rangka memperkuat sinergi antar Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Bank Tabungan Negara (BTN) dan Kereta Api Indonesia (KAI), sebuah proyek perumahan berbasis Transit Oriented Development (TOD) akan diluncurkan. Proyek ini menargetkan pembangunan 5.400 unit hunian yang terintegrasi dengan jaringan transportasi publik, khususnya stasiun kereta api.
Konsep TOD menekankan keterpaduan antara tempat tinggal, fasilitas umum, dan akses transportasi massal dalam satu kawasan terpusat. Dengan menggabungkan elemen‑elemen tersebut, diharapkan dapat mengurangi ketergantungan pada kendaraan pribadi, menurunkan kemacetan, serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
Fitur utama proyek
- Jumlah total unit: 5.400 unit rumah tinggal tipe studio hingga tiga kamar.
- Lokasi strategis di sekitar stasiun kereta utama yang sudah ada atau direncanakan.
- Fasilitas publik seperti taman, pusat perbelanjaan, sekolah, dan layanan kesehatan.
- Skema pembiayaan bersubsidi melalui BTN dengan suku bunga kompetitif.
- Pengelolaan properti oleh konsorsium BUMN yang berpengalaman.
Rincian pembiayaan dan target pasar
BTN akan menyediakan fasilitas kredit perumahan dengan tenor hingga 20 tahun, memungkinkan masyarakat berpenghasilan menengah untuk memiliki rumah pertama. KAI berperan dalam penyediaan lahan dan infrastruktur transportasi, sementara BUMN lainnya mendukung pembangunan fasilitas penunjang.
| Komponen | Detail |
|---|---|
| Jumlah unit | 5.400 unit |
| Jenis unit | Studio, 1‑2 kamar, 3 kamar |
| Fasilitas | Taman, pusat perbelanjaan, sekolah, klinik |
| Pembiayaan | Kredit BTN, suku bunga subsidi |
Proyek ini diperkirakan selesai dalam fase pertama pada tahun 2025, dengan fase lanjutan hingga 2028. Dampaknya diharapkan mencakup terciptanya ribuan lapangan kerja selama konstruksi, peningkatan pendapatan daerah, serta pertumbuhan ekonomi berkelanjutan melalui pola hunian yang lebih ramah lingkungan.