Gunung Rinjani, Pesona Alam Paling Indah di Lombok

Gunung Rinjani Lombok

Kamu pecinta alam dan penikmat keindahan gunung? Jika iya tentu belum lengkap rasanya jika tidak berkunjung ke Gunung Rinjani yang terkenal akan pesona alamnya yang luar biasa.

Alamat : Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat.
Map : Google Maps.
Harga tiket : Rp50.000,00 (Wisatawan lokal), Rp150.000,00 (Wisatawan asing).
Jam buka : 24 Jam.

Gunung yang satu ini termasuk yang paling populer di Indonesia. Tak hanya populer dikalangan pendaki saja, gunung ini juga populer di kalangan wisatawan umumnya. Hal ini tentu tak lepas dari keindahan alamnya maupun wisata menarik disekitarnya.

Tak hanya itu saja, Gunung Rinjani juga diketahui memiliki asal-usul, legenda hingga mitos yang menarik untuk diikuti. Jadi sekarang punya pilihan selain Gunung Bromo nih… Nah jika kamu penasaran simak dulu yuk info lengkapnya berikut ini!

Sekilas Tentang Gunung Rinjani

Meskipun Gunung Rinjani memiliki keindahan dan keajaiban yang luar biasa, sebenarnya ada banyak sejarah yang terkandung di dalamnya. Salah satunya adalah asal usul nama Gunung Rinjani itu sendiri. Secara bahasa, Rinjani memiliki arti lurus atau tegak, yang sesuai dengan karakteristik geografis gunung ini sebagai gunung kedua tertinggi di Indonesia.

Gunung Rinjani sendiri sampai saat ini merupakan sebuah gunung berapi yang masih aktif. Seluruh wilayah gunung ini masih termasuk dalam taman nasional. Selain pemandangan gunung yang indah, para pengunjung juga dapat menikmati beragam objek wisata yang terdapat di kawasan taman nasional ini.

Di Lombok, popularitas gunung ini sangat tinggi dan terdapat banyak hal menarik yang dapat dijelajahi, termasuk kisah misteri dan sejarahnya. Sebagai gunung tertinggi kedua di Indonesia, Gunung Rinjani menawarkan berbagai objek wisata alam yang cocok untuk liburan keluarga.

Dengan ketinggian 3.726 mdpl, gunung ini memiliki udara sejuk dan dingin. Pengunjung yang datang akan merasakan udara yang sangat bersih dan segar. Berdiri di puncaknya memberikan kesempatan untuk menyaksikan pemandangan alam yang menakjubkan, seperti Danau Segara Anak dan barisan perbukitan yang terlihat dari ketinggian.

Daya Tarik Wisata Alam Gunung Rinjani

Sebagai salah satu destinasi wisata maupun pendakian yang populer Gunung Rinjani memang memiliki daya tarik yang sulit untuk kamu tolak seperti:

1. Pesona Destinasi Pendakian yang Memukau

eugene chow tpwBlozbels unsplash 1 scaled

Gunung Rinjani menjadi tujuan pendakian favorit karena menawarkan pemandangan yang indah saat mencapai puncaknya. Biasanya, para pendaki melakukan ekspedisi pada bulan Juli hingga Agustus. Bukan hanya wisatawan lokal, tetapi juga banyak wisatawan mancanegara yang mendaki gunung ini.

2. Spot Foto yang Menarik

Pemandangan yang ditawarkan oleh Gunung Rinjani begitu memukau. Di sana, kamu bisa melihat flora dan fauna endemik yang hidup bebas di hutan, bahkan dapat dengan jelas terlihat dalam rute pendakian. Menurut pengalaman para pendaki, gunung ini memiliki panorama alam yang lebih indah dibandingkan gunung lain di Indonesia.

Para wisatawan asing bahkan menyebut keindahan panorama alam Gunung Rinjani sebagai salah satu yang terbaik di Asia Tenggara. Banyak lokasi di Gunung Rinjani yang cocok untuk berfoto bersama teman, melakukan selfie, atau sekadar mengabadikan keindahan alamnya.

Sebagai salah satu lokasi berkemah terbaik di Indonesia, Gunung Rinjani juga menyuguhkan pemandangan matahari terbit dan terbenam yang dapat dinikmati di pagi dan sore hari. Hal ini memberikan suasana alam yang kental bagi pendaki dan wisatawan yang berkemah di sana.

3. Keanekaragaman Flora dan Fauna

Keanekaragaman flora dan fauna di taman nasional Gunung Rinjani menjadi daya tarik tersendiri bagi para wisatawan. Selain adanya mamalia endemik seperti Musang Rinjani (Paradoxurus hermaproditus rinjanicus) dan Celepuk Rinjani (Otus jolandae).

Terdapat juga Kijang (Muntiacus muntjak nainggolani), Lutung Budeng (Trachypithecus auratus javanica), serta beberapa jenis reptil. Di samping itu, terdapat berbagai jenis tumbuhan seperti Jelutung (Laportea stimulans), Dedurenan (Aglaia argentea), Beringin (Ficus benjamina), Jambu-jambuan (Syzgium sp.), serta 2 jenis anggrek endemik, yaitu Perisstylus rintjaniensis dan P. Lombokensis.

4. Joben Eco Park

Tempat wisata di sekitar Rinjani ini adalah ekowisata yang sangat edukatif dan menyenangkan. Terletak di kawasan Resort Joben, ekowisata ini sangat cocok bagi kamu yang ingin menikmati liburan dalam kaitannya dengan alam.

Kamu dapat menikmati berbagai aktivitas menarik di luar ruangan di sini, seperti outbound, berkemah, bermain air, panahan, dan bertani. Bagi penggemar trekking ringan, tempat ini sangat tepat untuk dikunjungi. Aktivitas menarik lainnya yang akan meningkatkan pengetahuan adalah birdwatching dan menjelajahi area hutan.

5.Telaga Biru

Secara umum ada banyak objek wisata alam bernama Telaga Biru di Indonesia. Namun, Telaga Biru yang dimaksud di sini bukanlah Telaga Biru Cicerem Kuningan atau Telaga Biru Cisoka.

Telaga Biru adalah salah satu spot yang menarik di sekitar gunung Rinjani. Lokasi tepatnya ada di dusun Paok, Desa Perian, Lombok. Air di danau alami ini memiliki warna biru yang indah, menjadikannya tempat yang sangat difoto dan cocok untuk swafoto.

Keberadaan ayunan yang menghadap langsung ke danau menjadi daya tarik tersendiri. Selain itu, kamu juga dapat melakukan berbagai kegiatan seru di sini seperti hiking, berkemah, dan wisata air.

6. Gunung Kukus

Jika kamu ingin mencoba hiking yang lebih mudah, maka bisa lho mencoba mendaki Gunung Kukus . Gunung yang satu ini diketahui memiliki tingkat kesulitan dan ketinggian yang lebih rendah dibandingkan Gunung Rinjani.

Gunung Kukus memiliki ketinggian sekitar 980 mdpl. Dalam waktu hanya 30 menit, kamu dapat mencapai puncak Gunung Kukus. Rutenya termasuk mudah sehingga cocok untuk kamu yang ingin mendaki dengan santai.

Selama pendakian, kamu akan disuguhkan dengan pemandangan alam berupa perkebunan, kebun kopi, serta fenomena matahari terbit dan terbenam.

7. Sebau

Jangan lewatkan juga kunjungan ke tempat wisata terdekat bernama Sebau, sebuah kolam pemandian air hangat yang terkenal. Kolam alami ini diyakini memiliki efek penyembuhan bagi berbagai jenis penyakit kulit. Oleh karenanya berendam di kolam ini menjadi salah satu daya tarik utama saat liburan ke Gunung Rinjani.

Panorama alam sekitar yang masih alami ditambah dengan kehadiran burung dan rusa di sekitar kolam menambah kesan alami tempat ini. Kamu juga dapat melakukan kegiatan outdoor seperti hiking dan berkemah di sini.

8. Savana Propok

Spot wisata ini masih tergolong baru di kawasan taman nasional. Kamu dan wisatawan lainnya diperbolehkan mendirikan tenda di area bukit wisata ini. Di pagi hari, kamu akan disambut dengan sinar matahari pagi yang hangat. Pemandangan saat matahari terbit di sini sangat indah dan tak kalah dengan beberapa tempat wisata di Sembalun.

Kamu juga dapat merasakan sensasi menyentuh kabut tipis yang perlahan-lahan mengisi area perkemahan. Ketika cahaya semakin terang, kabut tipis ini perlahan menghilang dan digantikan oleh sinar matahari yang hangat.

Ini saat yang tepat untuk menikmati sarapan sederhana ala pendaki. Jangan lupa menikmati secangkir kopi panas dan hidangan pelengkapnya.

Tumbek dan Tekel bisa menjadi teman yang sempurna untuk kopi panasmu. Kedua makanan ini merupakan oleh-oleh khas Lombok yang awet dan tahan lama. Kamu dapat membelinya di pusat oleh-oleh terdekat sebelum memulai liburan dibukit wisata ini.

9. Air Terjun yang Memukau

Di lokasi tersebut terdapat sebuah air terjun yang memiliki ketinggian yang cukup imposan. Air terjun ini memiliki tinggi sekitar 25 meter dan menjadi favorit para wisatawan yang berkunjung. Selain keindahan air yang jatuh dengan deras dari ketinggian, suasana di sekitar air terjun juga sangat sejuk. Kamu akan merasakan kehadiran alam yang begitu kuat, dengan kehijauan yang melimpah dan keadaan yang subur.

10. Upacara Adat Ngayu-ayu

Upacara Ngayu-ayu merupakan sebuah ritual yang dilakukan di lereng Gunung Rinjani, tepatnya di Desa Sembalun Bumbung. Kawasan ini juga termasuk dalam Geopark Rinjani. Desa Sembalun terkenal akan kekayaan alamnya, bahkan pernah menjadi produsen bawang terbesar di Indonesia.

Upacara adat Ngayu-ayu dilaksanakan setiap 3 bulan sekali dan telah menjadi tradisi turun temurun selama lebih dari 600 tahun. Upacara Adat ini diadakan untuk mengungkapkan rasa syukur akan hasil bumi yang diberikan oleh Tuhan YME. Prosesi upacara dimulai dengan langkah-langkah berikut:

  • Pengambilan Air Suci, yaitu mengambil air suci dari 12 mata air.
  • Tari Tandang Mendet, sebuah tarian yang menggambarkan serangan prajurit Majapahit terhadap umat Buddha pada masa Buddha Kortala.
  • Ritual Pemitian Mataram yang mana diadakan untuk menghormati arwah yang sudah dimakamkan.
  • Bebija Tawar, untuk menghormati sumur yang dipercaya memiliki air yang harum.
  • Menghanturkan Sesampang, upacara untuk memberitahukan kepada leluhur bahwa upacara Ngayu-ayu akan segera dilaksanakan.
  • Pemotongan Kerbau, sebagai simbol perlindungan terhadap bencana dengan memasang kepala kerbau sebagai bentuk pagar.
  • Upacara Mapakin, dimulai dengan saling menyapa antara sesepuh adat, undangan, dan masyarakat.

Upacara ini merupakan tradisi yang menarik untuk diikuti. Namun untuk menyaksikannya tentu kamu harus datang diwaktu yang tepat.

Gunung Rinjani memiliki daya tarik yang hampir sempurna, sehingga tak heran jika menjadi magnet bagi para wisatawan baik dari dalam maupun luar negeri mengunjungi tempat ini. Hal ini karena liburan ke Gunung Rinjani tentunya akan memberi kenangan yang berkesan.

Mitos yang Melekat di Gunung Rinjani

ari saaski nBv0p18xAdc unsplash

Selain daya tarik yang dimiliki oleh gunung Rinjani, kepopulerannya sendiri tak lepas dari berbagai mitos yang menyertainya seperti:

1. Sosok Dewi Anjani sebagai Penguasa Gunung Rinjani

Terlepas dari apakah kamu mengakui atau tidak, nama Rinjani sendiri memiliki keindahan sebagai nama bagi gunung yang besar dan perkasa ini. Namun, perlu diketahui bahwa nama Rinjani juga terkait dengan sosok yang tidak terlihat secara fisik.

Masyarakat setempat percaya jika Gunung Rinjani adalah tempat tinggal bagi sosok yang tidak terlihat atau mahluk halus. Dewi Anjani, Ratu Jin Penguasa, adalah sosok yang diyakini oleh masyarakat setempat sebagai penguasa Gunung Rinjani dan sekitarnya.

Di dekat gunung ini ada sebuah kawah yang disebut Segara Muncar. Kawah tersebut juga diyakini oleh masyarakat setempat sebagai istana sang ratu. Konon, istana ini dapat terlihat dengan mata telanjang pada saat-saat tertentu.

Cerita-cerita mitos yang sarat dengan hal-hal mistis semakin diperkuat oleh pengalaman para petualang dan pendaki, yang secara kebetulan juga mengalami fenomena-fenomena magis. Beberapa dari mereka mengklaim melihat istana Dewi Anjani dengan mata telanjang ketika mereka melewati tempat tersebut.

Pengakuan-pengakuan ini semakin memperkuat keyakinan sebagian orang bahwa Dewi Anjani adalah penguasa Gunung Rinjani dan sekitarnya.

2. Mitos Umur di Danau Segara Anak

Mitos umur di Danau dekat Gunung Rinjani ini sangat terkenal. Gunung Rinjani adalah salah satu gunung yang memiliki keindahan alam yang luar biasa. Salah satu daya tariknya adalah Danau Segara Anak yang terbentuk di dalam kawah gunung tersebut.

Belum jelas mengapa danau ini diberi nama Segara Anak, namun yang pasti keindahan alam di Danau Segara Anak ini memukau. Danau ini juga dikelilingi oleh sebuah gunung berapi kecil yang disebut Gunung Bau-bau.

Keindahan alam yang menakjubkan di Danau Segara Anak juga terkait dengan mitos mengenai umur. Dalam pandangan para pendaki dan petualang, jika seseorang melihat danau ini yang terlihat luas, dipercaya bahwa umur orang tersebut akan panjang.

Sebaliknya, jika orang melihat Danau Segara Anak yang terlihat sempit, dipercaya bahwa umur mereka akan mendekati akhir. Namun, tentu saja, hal ini hanya dipercaya oleh sebagian orang, karena sebagian lainnya masih mempercayai bahwa umur ditentukan oleh Tuhan Yang Maha Kuasa.

3. Say No to Negativity

Apabila kamu berencana mendaki Gunung Rinjani, sangat penting untuk bersikap sopan dan berhati-hati dalam tindak-tandukmu. Sebagai contoh, ketika ingin buang air, sebaiknya meminta izin meskipun tidak ada orang yang menjaga.

Dari pengalaman mendaki yang tersebar, terdapat cerita tentang pendaki yang tergelincir ke jurang setelah buang air sembarangan. Jangan pula mengumpat atau memanggil nama teman dengan sembarangan. Jika memang perlu memanggil, gunakan kode suara khusus dan pastikan temanmu membalas dengan kode yang sama.

Apabila kamu tetap memanggil nama dengan cara biasa, konon akan muncul makhluk yang menyerupai orang yang dipanggil tersebut. Selain itu, hindarilah mengeluh atau menggerutu, seperti mengeluhkan beban bawaan yang terasa berat. Semua larangan ini perlu diingat dan ditaati oleh para pendaki.

4. Larangan Menginjak Area Tertentu

Dalam cerita yang beredar, dikatakan bahwa di Gunung Rinjani terdapat beberapa tempat yang hanya boleh dikunjungi oleh bangsa jin dan manusia tidak diperbolehkan atau tidak mampu menginjakinya.

Oleh karena itu, beberapa penduduk setempat percaya bahwa ketika ada pendaki atau petualang yang meninggal dalam pendakian Gunung Rinjani, penyebabnya adalah karena mereka mencoba mengunjungi area terlarang tersebut. Namun, hingga saat ini belum ada informasi yang pasti mengenai lokasi dan detail dari tempat-tempat terlarang tersebut.

5. Petualangan Tersesat di Alam Gaib

Mitos lain yang diyakini masyarakat adalah tentang petualang atau pendaki yang hilang. Masyarakat sekitar percaya jika pendaki yang menghilang di Gunung Rinjani tersesat di dunia jin dan tidak akan bisa kembali lagi ke dunia nyata. Sebenarnya, mereka tidak hilang, tetapi hanya tersesat di dimensi yang tidak terlihat oleh mata manusia.

Setiap gunung memiliki kisah-kisah mistis yang dapat membuat bulu kuduk merinding dan bahkan membuat seseorang ragu untuk berpetualang. Namun, dengan tetap mengikuti aturan dan prinsip-prinsip petualangan, yakinlah bahwa kamu akan tetap aman dalam petualanganmu.

Bagaimana, apakah kamu siap untuk petualangan di Gunung Rinjani? Jika iya, langsung pesan tiket penerbangan ke Lombok dan taklukkan Gunung Rinjani!

6. Aik Kalak, Pemandian Adipati Surabaya, Raden Mas Jayengrana

Aik Kalak, yang dalam bahasa setempat berarti air panas, adalah sebuah sumber mata air panas yang sangat cocok sebagai tempat istirahat bagi para pendaki. Bagi masyarakat Gumi Sasak (Lombok), tempat ini diyakini sebagai pemandian Adipati Surabaya, Raden Mas Jayengrana. Sosok ini merupakan salah satu tokoh utama dalam pewayangan Lombok.

7. Goa Susu sebagai Tempat Meningkatkan Ilmu Spiritual

Tidak hanya danau dan sumber mata air, Gunung Rinjani juga memiliki goa yang memiliki mitos yang unik. Di Goa Susu, dikatakan bahwa hanya orang-orang tertentu dengan hati yang suci yang dapat bertapa di tempat ini.

Jika ada yang menggunakan ilmu spiritual untuk tujuan jahat, mereka dapat meninggal di dalam goa tersebut. Keunikan di goa ini adalah masyarakat setempat menggantungkan kain-kain putih sebagai tanda menjaga keaslian Goa Susu.

8. Pusat Ibadah Para Wali

Masyarakat Sasak di Lombok meyakini bahwa di sekitar Danau Segara Anak terdapat sebuah masjid besar yang didirikan oleh makhluk gaib. Selain sebagai tempat ibadah, masjid ini diyakini menjadi tempat bertemunya beberapa wali yang tinggal di sana atau wali-wali lain yang memiliki kemampuan spiritual untuk berinteraksi dengan alam gaib.

Beberapa wali tersebut selalu menjaga Gunung Rinjani agar tidak meletus dan menyebabkan penderitaan bagi penduduk Lombok.

9. Segara Muncar

Menurut kepercayaan masyarakat Sasak, saat berada di puncak Gunung Rinjani dan melanjutkan perjalanan ke arah tenggara, terdapat sebuah kaldera berupa dataran debu yang disebut Segara Muncar. Konon, pada waktu tertentu, kaldera tersebut dapat terlihat sebagai istana ratu jin.

Penganut kepercayaan ini meyakini bahwa jin-jin yang tinggal di sana termasuk dalam kelompok yang baik. Segara Muncar juga merupakan nama salah satu tarian kontemporer di Lombok yang mengisahkan kisah pernikahan malam Dewi Anjani.

Masyarakat Sasak mempercayai bahwa puncak Gunung Rinjani yang dapat dicapai oleh pendaki hanyalah puncak palsu, sedangkan puncak sebenarnya dilindungi agar tidak diakses oleh makhluk lain.

10. Bunga Sandar Nyawa

Tanaman yang dikenal dengan nama Latin Anaphalis Javanica telah menjadi pengetahuan umum bagi semua pendaki gunung. Menurut keyakinan masyarakat setempat Gunung Rinjani, tanaman ini dianggap sebagai bagian dari Taman Sari yang ada di kerajaan Jin di alam gaib.

Menurut cerita masyarakat sekitar, untuk memperoleh bunga ini, orang-orang pada zaman dahulu harus bersedia mengorbankan nyawa mereka, sehingga bunga ini dikenal sebagai bunga Sandar Nyawa. Menurut mitosnya, bunga ini tidak pernah layu dan memiliki umur yang sama dengan makhluk gaib.

Legenda Tentang Gunung Rinjani

eugene chow 35ekZpG5uJc unsplash 1

Berdasarkan informasi yang disampaikan oleh Badan Bahasa Kemendikbud, penduduk Pulau Lombok, terutama suku Sasak dan suku Bali, menganggap Gunung Rinjani sebagai tempat suci dan sebagai kediaman para dewa.

Ini terlihat dari legenda yang berhubungan dengan asal-usul nama Gunung Rinjani, yang berasal dari nama Dewi Rinjani, putri Datu Taun dan Dewi Mas. Datu Taun dan Dewi Mas adalah raja dan ratu yang hidup dalam ketenangan, namun mereka merasa sedih karena belum memiliki anak.

Datu Taun kemudian memohon izin untuk menikah lagi dengan Sunggar Tutul, putri dari Patih Aur. Namun, dengan kehendak Tuhan, Dewi Mas yang sebelumnya diabaikan tiba-tiba hamil. Sunggar Tutul, yang iri melihat kehamilan tersebut, memfitnah Dewi Mas sehingga sang ratu diusir dari istana.

Dewi Mas kemudian tinggal di Gili dan dibawa oleh seorang nakhoda ke Bali. Di Bali, Dewi Mas melahirkan sepasang anak kembar bernama Raden Nuna Putra Janjak dan Dewi Rinjani. Ketika mereka tumbuh dewasa, Dewi Mas mengungkapkan bahwa ayah mereka adalah Datu Taun, seorang raja di Lombok.

Raden Nuna Putra Janjak pun pergi ke Lombok untuk bertemu dengan ayahnya. Awalnya mereka terlibat dalam pertempuran, tetapi dengan munculnya bisikan gaib dari langit, sang raja menyadari bahwa dia sedang berperang dengan anaknya sendiri. Akhirnya, mereka berdamai dan Datu Taun menjemput Dewi Mas dari Bali.

Raden Nuna Putra Janjak kemudian menggantikan ayahnya sebagai raja, sementara ayah dan adik perempuannya, Dewi Rinjani, menyendiri di puncak gunung untuk bermeditasi. Di sinilah Dewi Rinjani diangkat oleh makhluk halus sebagai ratu, yang kemudian membuat gunung tersebut dikenal sebagai Gunung Rinjani.

Jalur Pendakian di Gunung Rinjani

fahrul razi jDSxpAcY4sU unsplash

Meskipun medan yang harus dihadapi cukup menantang, Gunung Rinjani tetap menjadi tujuan populer bagi para pendaki. Terdapat dua jalur pendakian yang sering dipilih, yaitu melalui Sembalun dan Senaru. Selain itu, terdapat juga jalur lain melalui Aik Berik dan Timbanuh, meski tidak sepadat dua jalur sebelumnya.

Untuk jalur pendakian lewat Sembalun dengan estimasi waktu pendakian sekitar 10 jam dengan rute tertentu. Rute pertama adalah jalur Sembalun Lawang – Pos 1 (1.156 m dpl. Jika lewat rute ini maka kamu harus menempuh waktu 2 jam.Selanjutnya mulai dari Pos 1 ke Pos 2/Pos Pemantauan (1.300 m dpl) waktu tempauh yang harus kamu lalui sekitar 1 jam an.

Kemudian berlanjut ke Pos 2 ke Pos 3/Pos Pada Balong (1.800 m dpl) – Plawangan (2.639 m dpl). Untuk melalui rute ini paling tidak kamu akan memerlukan waktu sekitar 3,5 jam. Di rute ini, pendaki akan melewati persimpangan menuju Bukit Penyesalan, Jalur Penderitaan, dan tanjakan Bukit Sembilan. Terakhir, rute dari Plawangan ke Puncak (3.726 mdpl). Adapun jarak tempuhnya sendiri sekitar 3 jam.

Dari puncak Gunung Rinjani, pendaki dapat menikmati pemandangan Gunung Tambora di sebelah timur, Gunung Agung di sebelah barat, serta Gunung Baru Jari dan Segara Anakan di bawahnya. Biasanya, pendaki yang naik melalui jalur Sembalun akan turun melalui jalur Senaru untuk dapat merasakan keindahan Gunung Rinjani dari kedua jalur tersebut.

Bagi kamu yang berencana mengunjungi Gunung Rinjani untuk mendaki, diharuskan untuk mendaftar secara online melalui laman https://www.rinjaninationalpark.id/book. Selain untuk memastikan jadwal pendakian dan ketersediaan kuota.

Fasilitas di Destinasi Wisata Gunung Rinjani

Secara umum, fasilitas di Gunung Rinjani masih terbatas. Namun, setiap tempat wisata menyediakan fasilitas dasar yang memadai untuk kenyamanan para pengunjung.

Beberapa fasilitas dasar yang tersedia di sini meliputi fasilitas toilet dan area parkir. Selain itu, beberapa tempat wisata juga menyediakan warung makan sebagai pusat kuliner terdekat yang dapat diakses oleh para pengunjung yang membutuhkannya.

Bagi yang ingin menginap, selain berkemah di area gunung, terdapat pilihan lain seperti villa, homestay, atau jenis penginapan lain yang berdekatan dengan tempat wisata tujuan. Bahkan, beberapa tempat wisata di sini menawarkan penginapan lengkap dengan fasilitas oleh-oleh khas Lombok.

Harga Tiket Masuk untuk Wisata Alam Gunung Rinjani

Untuk kunjungan wisata non-pendakian, tarif retribusi masuk di setiap tempat wisata dapat berbeda. Namun, khusus untuk kegiatan pendakian, harga tiket yang berlaku sangat terjangkau. Berikut informasinya:

  • Tiket Masuk Kawasan Wisata: Harga menyesuaikan.
  • Tiket Pendakian: Rp50.000,00 per orang (Wisatawan lokal), Rp150.000,00 per orang (Wisatawan asing).

Secara umum harga tiket segitu tentunya sangat murah. Bahkan sepadan dengan pangalaman yang akan kamu dapatkan nantinya setelah mengunjungi gunung ini.

Rute Perjalanan ke Destinasi Wisata Alam Gunung Rinjani

Gunung Rinjani, yang terakhir meletus pada tahun 2015, terletak di Pulau Lombok, lebih tepatnya di Lombok Utara. Untuk mencapai lokasi ini, kamu dapat menggunakan transportasi umum seperti angkutan umum yang berangkat dari Kota Lombok. Kamu hanya perlu memberitahu sopir tujuanmu saja.

Jika ingin lebih praktis, kamu dapat menggunakan mobil pribadi atau menyewa mobil dari agen jasa rental mobil yang tersedia di Kota Lombok. Namun untuk opsi ini sebaiknya siapkan uang atau anggaran lebih.

Jam Operasional Wisata Gunung Rinjani

Bagi kamu yang ingin mendaki, wisata alam gunung ini dapat didaki kapan saja karena buka selama 24 jam. Namun, untuk kegiatan wisata non-pendakian, setiap tempat wisata memiliki jam operasional yang berbeda-beda. Ada yang buka selama 24 jam dan ada yang buka dari pagi hingga sore.

Namun yang pasti, sebagian besar tempat wisata di area Gunung Rinjani buka setiap hari, termasuk hari libur nasional. Terdapat banyak objek wisata menarik yang berlokasi di lereng dan kaki Gunung Rinjani. Sayang sekali jika dilewatkan begitu saja.

Meskipun terdapat berbagai kisah misteri, dan mitos dan legenda yang terkait, Gunung Rinjani tetap menjadi destinasi wisata favorit di Lombok. Yang terpenting, ketika kamu berkunjung, selalu bijaksana dan menghormati alam.

Jadi Apakah kamu juga tertarik liburan ke Gunung Rinjani? Atau kamu pernah ke sini dan memiliki kisah misteri lain tentang gunung yang terletak di Lombok ini? Komentar di Bawah ya!

Avatar for Yeni Susanti
Yeni Susanti Freelance Writer yang memiliki hobi menulis, nonton drama korea serta menulis artikel dengan berbagai tema mulai dari wisata, teknologi, kecantikan, kesehatan dan lain sebagainya.
Avatar for Yeni Susanti
Yeni Susanti Freelance Writer yang memiliki hobi menulis, nonton drama korea serta menulis artikel dengan berbagai tema mulai dari wisata, teknologi, kecantikan, kesehatan dan lain sebagainya.
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments