Setapak Langkah – 16 Mei 2026 | NasDem menegaskan bahwa tidak ada rencana penggabungan partai dengan pihak lain serta menolak segala bentuk kerja sama politik dengan Prabowo Subianto.
Pernyataan tersebut mengacu pada komentar Surya Paloh, ketua umum NasDem, yang menyatakan bahwa partainya tidak rela diambil atau dikuasai oleh orang lain.
Fauzi Amro, Sekretaris Jenderal NasDem, menjelaskan bahwa maksud Surya Paloh adalah menegaskan kedaulatan partai dalam menentukan arah politiknya tanpa intervensi eksternal. Ia menambah bahwa keputusan strategis harus tetap berada dalam ruang lingkup internal partai.
Berikut poin-poin utama yang disampaikan NasDem:
- Penolakan tegas terhadap penggabungan partai dengan partai lain.
- Penolakan kerja sama politik dengan Prabowo Subianto menjelang Pilpres 2024.
- Penekanan pada kedaulatan keputusan partai yang diambil oleh anggota dan pimpinan internal.
- Keterbukaan tetap untuk dialog politik asalkan tidak mengorbankan identitas dan agenda partai.
Situasi politik menjelang pemilihan umum semakin dinamis, namun NasDem berkomitmen menjaga independensinya serta melanjutkan perjuangan berdasarkan nilai‑nilai yang menjadi dasar pendiriannya.