Setapak Langkah – 04 Juni 2026 | Presiden Republik Indonesia telah resmi menempatkan Nanik S. Deyang sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) dalam upaya memperkuat kebijakan gizi di seluruh negeri.
Nanik, yang sebelumnya menjabat sebagai Direktur Pengembangan Program Gizi di Kementerian Kesehatan, dikenal memiliki rekam jejak panjang dalam program pemberian makanan bergizi bagi keluarga miskin dan anak balita. Pengalamannya meliputi pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang telah mencakup lebih dari satu juta rumah tangga di 34 provinsi.
Menkomunikasi Digital (Menkomdigi) Meutya Hafida menyambut baik penunjukan tersebut. Ia menegaskan keyakinannya bahwa Presiden Prabowo Subianto akan mempertimbangkan pengalaman dan rekam jejak Nanik dalam menentukan kebijakan strategis ke depan.
- Pengalaman: lebih dari 15 tahun di bidang gizi dan nutrisi.
- Rekam jejak: berhasil meningkatkan cakupan MBG sebesar 20% dalam dua tahun terakhir.
- Visi: memperluas akses makanan bergizi gratis ke daerah terpencil dan meningkatkan kualitas program melalui teknologi digital.
Meutya menambahkan, dukungan pemerintah terhadap program MBG akan terus diperkuat melalui sinergi antara Kementerian Komunikasi dan Informatika, Kementerian Kesehatan, serta Badan Gizi Nasional. Ia berharap Nanik S. Deyang dapat mengoptimalkan penggunaan data digital untuk memantau distribusi makanan bergizi secara real‑time.
Penunjukan ini juga dilihat sebagai sinyal bahwa pemerintah menekankan pentingnya kebijakan berbasis data dan pengalaman praktis dalam menghadapi tantangan gizi nasional, terutama di tengah meningkatnya angka stunting dan anemia pada anak-anak.