Setapak Langkah – 12 Agustus 2026 | Ketua Umum DPP PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, menyoroti fenomena meningkatnya tingkat pengangguran di kalangan lulusan perguruan tinggi dan profesional muda. Dalam sebuah pertemuan internal partai, ia menekankan pentingnya kader PDIP untuk menelusuri penyebab mendasar mengapa banyak orang berpendidikan tinggi belum dapat memperoleh pekerjaan yang layak.
Megawati menilai bahwa tingginya angka pengangguran tidak semata‑mata disebabkan oleh kurangnya lowongan, melainkan juga dipengaruhi oleh faktor struktural seperti ketidaksesuaian kurikulum pendidikan dengan kebutuhan pasar, kurangnya keterampilan praktis, serta hambatan birokrasi dalam proses rekrutmen.
Ia meminta kader partai untuk melakukan langkah‑langkah berikut:
- Mengumpulkan data terperinci tentang lulusan yang menganggur di tiap provinsi.
- Menganalisis kesenjangan antara kompetensi yang diajarkan di perguruan tinggi dengan standar industri.
- Berkoordinasi dengan kementerian terkait untuk merancang program pelatihan vokasi yang responsif.
- Mendorong kebijakan insentif bagi perusahaan yang mempekerjakan tenaga kerja muda berpotensi.
- Mengadvokasi reformasi regulasi rekrutmen agar proses seleksi menjadi lebih transparan dan cepat.
Megawati menegaskan bahwa penyelesaian masalah pengangguran harus melibatkan semua pihak, termasuk dunia usaha, institusi pendidikan, dan pemerintah daerah. Ia berharap inisiatif ini dapat menjadi titik tolak bagi PDIP dalam merumuskan kebijakan yang lebih pro‑pekerjaan dan mengurangi beban sosial ekonomi yang ditimbulkan oleh tingginya angka pengangguran.