Setapak Langkah – 12 Agustus 2026 | Pemerintah Indonesia bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) secara resmi menyatakan dukungan terhadap pencalonan tunggal Destry Damayanti sebagai Gubernur Bank Indonesia (BI) dalam proses ordo pengangkatan (ordal). Keputusan ini muncul setelah spekulasi di pasar keuangan bahwa penunjukan Destry dapat memperkuat kebijakan moneter dan meningkatkan kepercayaan investor.
Reaksi pasar langsung tampak positif. Nilai tukar rupiah menguat terhadap dolar AS, mencatat kenaikan dalam sesi perdagangan awal. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) juga mengalami kenaikan, menandakan sentimen bullish di kalangan investor.
Beberapa faktor yang dianggap berkontribusi pada pergerakan positif tersebut antara lain:
- Pengalaman Destry Damayanti sebagai Direktur Utama OJK, yang dikenal tegas dalam mengawasi stabilitas sistem keuangan.
- Dukungan penuh dari pemerintah, yang menegaskan komitmen terhadap kebijakan moneter yang kredibel.
- Harapan bahwa kebijakan suku bunga dan intervensi pasar akan lebih terkoordinasi.
Jika terpilih, Destry diperkirakan akan melanjutkan kebijakan yang menekankan pada pengendalian inflasi dan menjaga nilai tukar yang stabil. Analis pasar menilai bahwa kebijakan yang konsisten dapat menarik aliran modal asing, memperkuat pasar modal, dan menurunkan biaya pinjaman bagi sektor riil.
Namun, proses ordal tetap harus melewati tahap verifikasi oleh DPR dan persetujuan akhir Presiden. Selama proses ini, pasar diperkirakan akan terus memantau setiap sinyal kebijakan yang muncul.
Secara keseluruhan, dukungan pemerintah dan OJK terhadap Destry Damayanti menimbulkan ekspektasi positif di pasar keuangan, yang tercermin dalam penguatan rupiah dan kenaikan IHSG. Langkah selanjutnya adalah menunggu hasil resmi penunjukan dan implementasi kebijakan moneter yang akan datang.