Setapak Langkah – 27 Mei 2026 | Irjen Agus Suryonugroho menegaskan bahwa keselamatan lalu lintas merupakan elemen krusial bagi kesejahteraan bangsa. Menurutnya, upaya menurunkan angka kecelakaan bukan sekadar tugas penegak hukum, melainkan juga sebuah investasi jangka panjang yang dapat menghemat biaya kesehatan, produktivitas, dan infrastruktur.
Data terakhir menunjukkan bahwa kecelakaan lalu lintas masih menimbulkan kerugian ekonomi yang signifikan, baik dari sisi kerusakan kendaraan maupun biaya perawatan korban. Oleh karena itu, Polri mengajak seluruh pemangku kepentingan, termasuk pemerintah daerah, instansi transportasi, serta masyarakat umum, untuk berperan aktif dalam menciptakan lingkungan jalan yang lebih aman.
Beberapa langkah strategis yang disarankan antara lain:
- Penegakan hukum yang konsisten terhadap pelanggaran kecepatan, mengemudi di bawah pengaruh alkohol, dan penggunaan sabuk pengaman.
- Peningkatan fasilitas jalan, seperti penerangan yang memadai, marka jalan yang jelas, dan penambahan rambu-rambu keselamatan.
- Program edukasi berkelanjutan untuk pengendara, termasuk sosialisasi pentingnya perilaku defensif di jalan.
- Kolaborasi dengan sektor swasta untuk pengembangan teknologi deteksi pelanggaran dan sistem pemantauan lalu lintas real‑time.
Irjen Suryonugroho menutup dengan menekankan bahwa investasi pada keselamatan jalan tidak hanya mengurangi angka korban jiwa, tetapi juga meningkatkan produktivitas nasional karena mengurangi kehilangan jam kerja akibat kecelakaan.