Setapak Langkah – 14 April 2026 | Komisi V Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) menyatakan kepuasannya atas pelaksanaan mudik Lebaran 2026 yang berlangsung lancar. Anggota komisi menilai kerja sama antara Korlantas Polri dan pemangku kepentingan lainnya berhasil menurunkan angka kecelakaan serta memperlancar arus lalu lintas di jalur utama pulang kampung.
Operasi Ketupat 2026
Operasi Ketupat 2026 merupakan inisiatif terpadu yang melibatkan kepolisian, Badan Penyelenggara Jalan Tol (BPJT), serta pihak transportasi publik. Fokus utama operasi adalah pengaturan arus kendaraan, penegakan disiplin berkendara, dan peningkatan layanan bantuan darurat.
Data Kunci
| Indikator | 2025 | 2026 |
|---|---|---|
| Jumlah kendaraan yang melintas | 12,3 juta | 13,1 juta |
| Kecelakaan lalu lintas (kasus fatal) | 1.842 | 1.421 |
| Waktu rata‑rata tempuh (jam) | 7,4 | 6,9 |
Perbandingan data menunjukkan penurunan kecelakaan sebesar 22,9 % dan pemotongan waktu tempuh rata‑rata sebesar 0,5 jam dibandingkan tahun sebelumnya.
Pernyataan Komisi V DPR
Anggota Komisi V menekankan pentingnya koordinasi lintas sektor. “Kita melihat hasil konkret dari sinergi antara Polri, Korlantas, dan operator transportasi. Koordinasi yang baik memperkuat keamanan dan kenyamanan masyarakat selama mudik,” ujar salah satu wakil komisi.
Komisi V juga menyarankan agar mekanisme evaluasi yang berhasil diterapkan pada mudik Lebaran 2026 dijadikan standar untuk periode mudik selanjutnya, termasuk peningkatan penggunaan teknologi monitoring dan aplikasi informasi real‑time bagi pemudik.