Setapak Langkah – 18 Juni 2026 | Keselamatan pada perlintasan sebidang menjadi tanggung jawab bersama antara pemerintah, operator kereta api, aparat keamanan, dan masyarakat. Upaya penataan akses jalan serta peningkatan pengawasan telah menjadi fokus utama dalam mengurangi risiko kecelakaan di lokasi-lokasi strategis.
Kereta Api Indonesia (KAI) melaporkan bahwa dari total 172 titik prioritas yang teridentifikasi, sebanyak 144 titik telah berhasil ditutup atau diperbaiki. Sisa 28 titik masih dalam proses penanganan, baik melalui pembangunan penghalang, pemasangan sinyal otomatis, maupun penyesuaian desain jalur lintas.
| Total Titik Prioritas | Tertutup | Belum Tertutup |
|---|---|---|
| 172 | 144 | 28 |
Langkah-langkah yang telah diambil meliputi:
- Pemasangan pintu penghalang otomatis pada perlintasan dengan volume lalu lintas tinggi.
- Penambahan rambu peringatan visual dan audio untuk pengguna jalan.
- Pengadaan tim inspeksi khusus yang melakukan audit rutin setiap tiga bulan.
- Penyuluhan keselamatan kepada warga sekitar melalui program kerja sama dengan pemerintah daerah.
Pemerintah juga berkomitmen untuk menambah anggaran alokasi dana infrastruktur transportasi, sehingga percepatan penutupan sisa titik prioritas dapat terwujud dalam waktu dekat. Diharapkan sinergi antara semua pihak dapat menciptakan lingkungan perlintasan yang lebih aman dan mengurangi potensi kecelakaan fatal.