Setapak Langkah – 18 Agustus 2026 | Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Edhie Baskoro Yudhoyono atau yang lebih dikenal dengan sebutan Ibas menggantikan posisi ayahnya, mantan Presiden ke-6 Republik Indonesia, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), pada sebuah pertemuan di Istana Negara. Kehadiran Ibas diperlukan karena SBY sedang menjalani serangkaian pemeriksaan kesehatan di rumah sakit.
Dalam acara tersebut, Ibas menyampaikan beberapa hal yang menjadi perhatian SBY, antara lain kebijakan ekonomi, stabilitas politik, serta upaya memperkuat posisi Partai Demokrat di parlemen. Ibas juga menegaskan dukungannya terhadap program-program pemerintah yang sedang berjalan, sekaligus menekankan pentingnya sinergi antara eksekutif dan legislatif.
Ibas menjelaskan bahwa meskipun tidak hadir secara fisik, SBY tetap memberikan arahan melalui telepon dan pesan tertulis. Ia menekankan bahwa fokus utama saat ini adalah memastikan kondisi kesehatan SBY tetap stabil agar dapat kembali aktif dalam kegiatan politik ke depan.
Pertemuan di Istana Negara membahas beberapa agenda strategis, antara lain rencana reformasi birokrasi, kebijakan energi terbarukan, dan upaya peningkatan kesejahteraan rakyat. Ibas menambahkan bahwa SBY mengharapkan keberlanjutan program-program tersebut dan meminta pihak eksekutif untuk terus memperhatikan aspirasi rakyat.
Setelah menyampaikan seluruh poin yang menjadi agenda SBY, Ibas menutup pertemuan dengan harapan agar ayahnya dapat segera pulih dan kembali aktif dalam arena politik.