Setapak Langkah – 30 Mei 2026 | Komisi DPRD Surabaya baru-baru ini menyampaikan penilaian positif terhadap program transformasi kota yang digulirkan oleh Walikota Eri Cahyadi. Evaluasi tersebut mencakup aspek pelayanan publik, pembangunan infrastruktur, dan penguatan ekonomi lokal, yang semuanya dibiayai melalui alokasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).
- Pelayanan publik: Waktu respons layanan keluhan warga turun 30% dan kepuasan masyarakat meningkat menjadi 85%.
- Infrastruktur: Lebih dari 150 kilometer jalan baru selesai dibangun, 25 proyek revitalisasi kawasan bersejarah selesai, serta jaringan transportasi umum ditambah 12 rute baru.
- Ekonomi masyarakat: Peningkatan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Surabaya mencapai 4,2% tahun ini, sementara program pemberdayaan UMKM menghasilkan lebih dari 3.000 usaha baru yang mendapatkan dukungan pembiayaan.
Data alokasi APBD menunjukkan bahwa sekitar 55% dari total anggaran tahun berjalan difokuskan pada proyek infrastruktur dan pengembangan ekonomi, sementara sisanya diarahkan pada sektor pendidikan, kesehatan, dan kebudayaan.
| Komponen Anggaran | Persentase | Nilai (Rp Miliar) |
|---|---|---|
| Infrastruktur | 55% | 12.000 |
| Pendidikan & Kesehatan | 25% | 5.500 |
| Ekonomi & UMKM | 15% | 3.300 |
| Lainnya | 5% | 1.100 |
Para anggota DPRD menekankan pentingnya transparansi dalam penggunaan dana serta pengawasan berkelanjutan agar momentum transformasi tidak terhenti. Mereka juga mengusulkan pembentukan tim audit independen untuk memantau realisasi program dalam jangka menengah.
Dengan hasil evaluasi yang menggembirakan ini, harapan publik terhadap kepemimpinan Eri Cahyadi semakin tinggi, sekaligus menambah tekanan bagi pemerintah kota untuk mempertahankan laju pertumbuhan dan kualitas hidup warga Surabaya.