Setapak Langkah – 01 Mei 2026 | Bank Mandiri terus memperkuat perannya sebagai mitra strategis pemerintah dalam mendukung program prioritas nasional yang menitikberatkan pada penguatan ekonomi kerakyatan.
Melalui skema Kredit Usaha Rakyat (KUR), bank ini menargetkan percepatan penyaluran pembiayaan produktif untuk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta pelaku usaha informal. Pada kuartal pertama 2024, total pencairan KUR mencapai Rp 12 triliun, meningkat 18 % dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
- Target penyaluran: Rp 30 triliun hingga akhir tahun 2024.
- Jumlah nasabah baru: diperkirakan lebih dari 1,5 juta usaha.
- Fokus sektor: pertanian, manufaktur ringan, perdagangan, serta jasa digital.
Bank Mandiri juga menambahkan beberapa inovasi dalam proses pengajuan KUR, antara lain digitalisasi dokumen, penilaian kredit berbasis data alternatif, dan layanan konsultasi bisnis gratis bagi penerima pembiayaan. Langkah‑langkah ini diharapkan dapat menurunkan waktu penyetujuan kredit dari rata‑rata 14 hari menjadi hanya 3‑5 hari.
| Parameter | 2023 | Target 2024 |
|---|---|---|
| Total Penyaluran (Triliun Rp) | 10,2 | 30 |
| Nasabah Baru (juta) | 1,2 | 1,5 |
| Rata‑rata Waktu Persetujuan (hari) | 14 | ≤5 |
Dengan dukungan kebijakan pemerintah yang memperluas batas plafon KUR hingga Rp 50 juta per usaha, serta subsidi bunga yang menurunkan biaya pinjaman menjadi 6 % per tahun, Bank Mandiri berharap dapat meningkatkan daya saing UMKM di pasar domestik dan ekspor.
Keberhasilan program ini diharapkan tidak hanya meningkatkan pendapatan rumah tangga, tetapi juga memperkuat ketahanan ekonomi nasional melalui penciptaan lapangan kerja baru dan peningkatan produktivitas sektor informal.