Setapak Langkah – 19 Juni 2026 | Dalam sebuah pertemuan yang dihadiri oleh Ketua Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM) Trisakti, Sufmi Dasco, dan sejumlah tokoh politik, kedua pihak menegaskan pentingnya menjaga kesejahteraan ekonomi masyarakat, terutama di tengah tekanan inflasi yang terus meningkat.
Presma Trisakti menekankan bahwa pemerintah harus segera menstabilkan harga bahan pokok serta mengendalikan biaya hidup agar tidak memberatkan rakyat. Sufmi Dasco menambahkan, “Jangan usik perut rakyat” sebagai peringatan tegas bahwa kebijakan yang mengabaikan kebutuhan dasar warga dapat memicu keresahan sosial.
Selain itu, para pembicara menyoroti peran penting Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dalam mengawasi kebijakan pusat. Mereka meminta DPR untuk:
- Memonitor implementasi program penstabil harga.
- Menilai dampak kebijakan fiskal terhadap daya beli masyarakat.
- Memberikan rekomendasi yang berbasis data kepada pemerintah.
Para pengamat ekonomi menilai bahwa tekanan pada “perut rakyat” mencerminkan tantangan struktural yang memerlukan koordinasi lintas lembaga, termasuk kementerian keuangan, Badan Pusat Statistik, dan otoritas pasar. Tanpa langkah konkret, risiko inflasi dapat memperburuk ketimpangan sosial.
Dengan latar belakang situasi ekonomi yang masih rapuh, seruan dari Presma Trisakti dan Sufmi Dasco diharapkan dapat memacu pemerintah untuk mengambil kebijakan yang lebih responsif, transparan, dan pro‑rakyat.