Setapak Langkah – 19 April 2026 | Pertumbuhan arus peti kemas di pelabuhan Jambi menunjukkan peningkatan signifikan pada awal tahun 2026. Pada bulan Maret, volume peti kemas tercatat mencapai 2.775 TEU, melampaui perkiraan sebelumnya dan menandakan lonjakan aktivitas logistik di wilayah tersebut.
Lonjakan ini dipicu oleh meningkatnya permintaan akan komoditas konstruksi, khususnya semen, yang dipersiapkan untuk mendukung proyek‑proyek infrastruktur dan pembangunan rumah tinggal menjelang periode Lebaran. Distributor semen dan perusahaan logistik melaporkan peningkatan pemesanan serta penambahan armada pengiriman untuk memastikan ketersediaan barang tepat waktu.
Berikut ini ringkasan data arus peti kemas selama kuartal pertama 2026:
| Bulan | Volume (TEU) |
|---|---|
| Januari | 1.950 |
| Februari | 2.340 |
| Maret | 2.775 |
Selain semen, komoditas lain seperti bahan bangunan, barang konsumsi, dan bahan baku industri juga mencatat peningkatan aliran. Hal ini berimplikasi pada peningkatan pendapatan pelabuhan dan memberi dampak positif pada perekonomian daerah, terutama bagi sektor transportasi dan jasa logistik.
Pihak pengelola pelabuhan Jambi menyatakan kesiapan infrastruktur untuk menangani volume yang lebih tinggi, termasuk penambahan crane dan optimalisasi proses bongkar muat. Mereka juga menekankan pentingnya koordinasi dengan otoritas bea cukai dan pihak keamanan untuk menjaga kelancaran arus barang.
Dengan tren positif ini, diperkirakan arus peti kemas akan terus meningkat menjelang akhir tahun, terutama pada bulan-bulan menjelang hari raya ketika permintaan akan material konstruksi dan kebutuhan konsumsi mencapai puncaknya.