Setapak Langkah – 12 Juni 2026 | Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diluncurkan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi telah menjangkau sekitar 43 juta siswa di seluruh Indonesia. Berdasarkan data terbaru, sebagian besar peserta program melaporkan peningkatan signifikan dalam status gizi dan konsentrasi belajar.
Berikut beberapa dampak positif yang telah teridentifikasi:
- Peningkatan berat badan dan tinggi badan pada siswa usia sekolah dasar sebesar 4,2% dalam enam bulan pertama.
- Penurunan angka absensi karena sakit sebesar 12% dibandingkan periode sebelum program.
- Perbaikan nilai rata‑rata matematika dan bahasa Indonesia sebesar 5 poin pada ujian nasional.
- Pengurangan biaya rumah tangga untuk makanan bergizi, karena sebagian kebutuhan gizi terpenuhi di sekolah.
Para guru dan tenaga kependidikan juga melaporkan bahwa kehadiran MBG memudahkan mereka dalam mengimplementasikan kurikulum berbasis pembelajaran aktif, karena siswa lebih fokus dan tidak terganggu oleh rasa lapar.
Untuk memastikan keberlanjutan, kementerian berencana mengalokasikan tambahan anggaran sebesar Rp 3,5 triliun pada anggaran berikutnya, termasuk peningkatan logistik distribusi dan pelatihan staf dapur sekolah. Pemerintah berharap dengan dukungan semua pihak, program MBG dapat menjadi standar nasional bagi semua lembaga pendidikan formal.