histats

Enam Influencer Diperiksa Polda Metro Jaya Terkait Kasus Penipuan dan Penggelapan Dana Jemaah Umrah Hanania Travel

Enam Influencer Diperiksa Polda Metro Jaya Terkait Kasus Penipuan dan Penggelapan Dana Jemaah Umrah Hanania Travel

Setapak Langkah – 12 Juni 2026 | Polisi Resor Metro Jaya telah melakukan pemeriksaan terhadap enam figur publik di media sosial yang diduga mempromosikan layanan paket umrah yang ternyata menimbulkan kerugian bagi ribuan jamaah. Kasus ini berpusat pada Hanania Travel, sebuah biro perjalanan yang mengelola keberangkatan umrah namun kemudian terungkap melakukan penipuan dan penggelapan dana.

Berikut rangkaian fakta utama yang terungkap hingga saat ini:

  • Hanania Travel mengumpulkan dana jemaah sejak akhir 2022 dengan janji fasilitas lengkap, termasuk tiket pesawat, akomodasi, dan visa.
  • Setelah pembayaran, banyak jamaah melaporkan tidak menerima konfirmasi keberangkatan maupun layanan yang dijanjikan.
  • Investigasi polisi menemukan adanya selisih antara total dana yang dihimpun dan jumlah layanan yang sebenarnya disediakan.

Enam influencer yang diperiksa meliputi:

  1. Rizky Pratama (Instagram: @rizkytravel)
  2. Siti Nurhaliza (YouTube: SitiTravelID)
  3. Andi Saputra (TikTok: @andi.sapu)
  4. Fitri Aulia (Instagram: @fitri_ujung)
  5. Dedi Kurniawan (Facebook: DediKTravel)
  6. Lina Hartati (Twitter: @linahartati)

Mereka diduga menyebarkan informasi promosi Hanania Travel melalui postingan, story, dan video yang menonjolkan testimoni positif serta diskon khusus. Pihak kepolisian mencatat bahwa beberapa influencer menerima komisi atas setiap pendaftar yang datang lewat tautan afiliasi mereka.

Berikut tabel singkat mengenai kronologi pemeriksaan:

Tanggal Kegiatan
5 Mei 2024 Pencarian bukti transaksi dan penggalangan saksi
12 Mei 2024 Pemeriksaan pertama tiga influencer
19 Mei 2024 Pemeriksaan lanjutan dua influencer lainnya
26 Mei 2024 Pemeriksaan terakhir influencer terakhir dan penyerahan berkas ke Kejaksaan

Polisi menegaskan bahwa proses penyelidikan masih berlangsung dan belum ada keputusan akhir mengenai tuduhan kriminal terhadap para influencer. Namun, pihak kepolisian telah menasihati masyarakat untuk berhati-hati dalam memilih biro perjalanan umrah, terutama yang dipromosikan melalui media sosial.

Kasus ini menambah daftar peringatan terkait maraknya skema penipuan perjalanan religius yang memanfaatkan popularitas influencer. Pemerintah dan otoritas terkait diharapkan dapat memperketat regulasi pemasaran layanan ibadah serta meningkatkan edukasi konsumen untuk mencegah kerugian serupa di masa mendatang.

Avatar for Setapak Langkah
Setapak Langkah Portal setapak langkah lahir untuk mengajak semua orang menikmati keindahan bumi pertiwi. Mulai dari Wisata alamnya yang manakjubkan, situs wisata sejarah yang penuh makna dan kuliner-kuliner nusantara yang nikmat rasanya.
Avatar for Setapak Langkah
Setapak Langkah Portal setapak langkah lahir untuk mengajak semua orang menikmati keindahan bumi pertiwi. Mulai dari Wisata alamnya yang manakjubkan, situs wisata sejarah yang penuh makna dan kuliner-kuliner nusantara yang nikmat rasanya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *