Ini Dia! Mie Kopyok Paling Legendaris di Semarang dan Cara Mudah Membuatnya!

Mie Kopyok Khas Semarang

Kulliner di Semarang, mie yang hingga saat ini tetap eksis dan banyak digemari berbagai kalangan adalah Mie Kopyok, yakni olahan dari mie telor atau mie kuning yang dicampur dengan berbagai bumbu serta kondimen.

Siapa yang tidak kenal mie? Makanan fenomenal yang satu ini telah banyak dikonsumsi di Indonesia bahkan seluruh dunia. Hampir semua kalangan, baik anak-anak hingga dewasa menyukainya.

Selain cara pengolahannya yang mudah dan beragam, rasa dari bahan makanan tersebut juga kenyal apalagi jika dimasak dengan bumbu-bumbu yang pas dan lezat.

Ada banyak sekali jenis mie yang dikonsumsi masyarakat kita, seperti mie telor, mie sagu, bihun, kwetiau, mie organik, dan masih banyak lagi jenis-jenis mie siap olah lainnya.

Mie Kopyok merupakan makanan khas Semarang yang cukup legendaris dan konon telah ada sejak tahun 70-an. Mie legendaris tersebut disajikan bersama irisan lontong, toge, irisan tahu, lalu diaduk bersama air bawang yang masih panas.

Menurut cerita, penamaan mie kopyok diambil dari filosofi penyajian mie itu sendiri, di mana sebelum dihidangkan mie tersebut dicampur dan diaduk atau dikocok dahulu dengan air panas, yang dalam bahasa Jawa berarti ‘dikopyok.’

Dengan alasan itulah hingga kini mie yang dibumbui dengan kuah bawang putih dan cabe rawit itu dijuluki dengan nama ‘mie kopyok’ seperti yang dikenal banyak orang.

Mie Kopyok Legendaris di Semarang

Alamat : Jl. Tanjung No. 18 A, Pandansari, Semarang Tengah, Semarang, Jawa Tengah.
Map : klik disini.
Jam Buka : 08.00 – 16.00 WIB.

Jika kamu berkunjung ke Kota Lumpia dan melakukan wisata di Semarang, kamu akan mendapati berbagai kuliner lezat dan legendaris yang bertebaran di sana.

Selain lumpia, wingko babat, atau tahu gimbal, mie kopyok ternyata juga menjadi salah satu kuliner legendaris yang laris manis dan banyak diburu para wisatawan lho!

Salah satu penjual mie kopyok yang paling legendaris adalah Pak Dhuwur. Mie Kopyok Pak Dhuwur terkenal dengan rasanya yang lezat dengan cita rasa bumbu yang khas dan pas di lidah.

Satu porsi mie kopyok milik Pak Dhuwur dihargai mulai 7 hingga 12 ribu rupiah saja. Tak heran jika kedai mie yang telah memiliki banyak cabang itu tak pernah sepi oleh pengunjung.

Resep & Cara Membuat Mie Kopyok Khas Semarang

Bukan orang Semarang? Jangan khawatir! Untuk menikmati makanan yang legendaris itu, kamu agaknya tak perlu jauh-jauh ke Semarang kok!

Langkah Setapak akan membagikan kamu resep mie kopyok yang autentik ala Semarang yang bisa kamu buat sendiri di rumah. Simak baik-baik ya!

Bahan-bahan :

  • 1 bungkus mie kuning/mie telor
  • 5 buah tahu pong/tahu goreng
  • 100 gram toge
  • 1 buah lontong
  • 8 siung bawang putih, haluskan
  • Bawang goreng secukupnya
  • 5 buah cabe rawit merah
  • 2 batang seledri, cincang halus
  • 10 buah kerupuk karak/gendar
  • Garam, lada bubuk, kaldu bubuk, kecap manis
  • 1000 ml air

Cara Membuat :

Kondimen :

  1. Siram mie dengan air panas, tiriskan.
  2. Rebus toge sebentar, tiriskan.
  3. Potong-potong tahu pong sesuai selera.
  4. Potong-potong lontong sesuai selera
  5. Cincang halus seledri.
  6. Bagi 2 bawang putih yang telah dihaluskan. Sisihkan 1 sdt untuk penyajian.

Kuah :

  1. Rebus air bersama bawang putih yang telah dihaluskan.
  2. Tambahkan garam, lada bubuk, kaldu bubuk secukupnya, koreksi rasanya.

Penyajian :

  1. Siapkan piring, beri 1 sdt bawang putih yang telah disisihkan.
  2. Masukkan bahan utama mie, lalu siram dan aduk bersama air bawang.
  3. Susun bahan kondimen lain : lontong, toge, tahu pong. Lalu aduk sedikit agar tercampur dengan mie.
  4. Tambahkan irisan seledri, cabe rawit merah, bawang goreng, serta kerupuk gendar yang sudah diremas kasar.
  5. Siram lagi dengan kuah bawang.
  6. Tambahkan kecap manis sesuai selera.
  7. Mie Kopyok siap dihidangkan!

Demikian bahan-bahan serta cara membuat mie kopyok khas Semarang yang gampang dan bisa kamu lakukan di rumah sebagai oleh-oleh dari Semarang.

Untuk lauk pelengkap, kamu bisa tambahkan irisan daging ayam, tetelan, bakso, ataupun lauk pelengkap lainnya yang bisa membuat selera makan kamu jadi bertambah. Selamat mencoba!

Avatar for Risqi Isrotul Maghfiroh
Risqi Isrotul Maghfiroh Hal paling disukai adalah mengungkapkan perasaan/aspirasi lewat tulisan. Lewat pena serta story yang baik, saya harap kamu menyukai tulisan ini.
Avatar for Risqi Isrotul Maghfiroh
Risqi Isrotul Maghfiroh Hal paling disukai adalah mengungkapkan perasaan/aspirasi lewat tulisan. Lewat pena serta story yang baik, saya harap kamu menyukai tulisan ini.
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments