Setapak Langkah – 25 Juni 2026 | Kementerian Sosial (Kemensos) bersama Tentara Nasional Indonesia (TNI) meluncurkan program kolaboratif untuk memperkuat karakter siswa di Sekolah Rakyat melalui partisipasi aktif sekitar seribu taruna Akademi Militer (Akmil).
Program ini dirancang sebagai upaya sinergi antara lembaga sosial dan militer dalam menanamkan nilai-nilai kedisiplinan, kepemimpinan, dan kebangsaan pada generasi muda yang berada di lingkungan pendidikan non‑formal.
- Jumlah taruna yang terlibat: 1.000 orang
- Target peserta: Siswa Sekolah Rakyat di seluruh Indonesia
- Durasi program: 3 bulan, dengan sesi mingguan
- Fokus pelatihan: Pengembangan karakter, keterampilan kepemimpinan, kebugaran fisik, dan nilai-nilai kebangsaan
Setiap taruna akan dibagi menjadi tim kecil yang berkunjung ke sekolah-sekolah rakyat di berbagai daerah. Selama kunjungan, mereka akan mengadakan:
- Sesi motivasi dan talkshow tentang pentingnya karakter kuat.
- Latihan kebugaran ringan dan permainan tim untuk menumbuhkan semangat kerjasama.
- Workshop kepemimpinan yang melibatkan simulasi situasi nyata.
- Diskusi kelompok tentang nilai-nilai Pancasila dan kebangsaan.
Kemensos menekankan bahwa program ini tidak hanya bermanfaat bagi siswa, tetapi juga menjadi sarana bagi taruna untuk mengasah kemampuan mengajar dan kepemimpinan mereka sebelum mengemban tugas sebagai perwira.
Koordinator program, Letnan Kolonel (Purn) Agus Prasetyo, menyatakan, “Kolaborasi antara Kemensos dan TNI menjadi contoh nyata sinergi lintas sektor untuk membangun generasi yang berkarakter kuat. Kami berharap 1.000 taruna dapat menjadi teladan positif bagi ribuan siswa di Sekolah Rakyat.”
Para pihak berharap bahwa melalui interaksi langsung ini, siswa Sekolah Rakyat akan memperoleh pemahaman yang lebih mendalam tentang pentingnya nilai‑moral dan disiplin, yang pada gilirannya dapat meningkatkan kualitas pendidikan non‑formal di Indonesia.