Setapak Langkah – 25 Juni 2026 | Dalam upaya menjaga kesejahteraan konsumen, Dinas Perdagangan (Disdag) Kota Semarang mengonfirmasi bahwa harga minyak goreng rakyat merek MinyaKita tetap berada pada level yang stabil di sejumlah pasar tradisional pada pekan ini.
Pengawasan intensif dilakukan sejak awal bulan dengan tim lapangan yang mencatat harga penjualan harian di 12 pasar utama, termasuk Pasar Johar, Pasar Taman Sari, dan Pasar Ronggowarsito. Hasil pemantauan menunjukkan fluktuasi harga tidak melebihi 2 persen dibandingkan harga acuan yang ditetapkan pemerintah daerah.
- Tim Disdag melakukan inspeksi rutin setiap pagi.
- Pedagang diwajibkan menampilkan harga jual yang telah disetujui.
- Jika terdapat penyimpangan, petugas memberikan peringatan tertulis dan dapat menindaklanjuti dengan sanksi administratif.
Berikut rangkuman harga rata‑rata MinyaKita selama tiga minggu terakhir (dalam rupiah per kilogram):
| Minggu | Harga Rata‑Rata |
|---|---|
| Minggu 1 | 12.500 |
| Minggu 2 | 12.620 |
| Minggu 3 | 12.540 |
Stabilitas harga ini diharapkan dapat meredam beban pengeluaran rumah tangga, terutama bagi keluarga berpendapatan rendah yang mengandalkan minyak goreng sebagai bahan pokok harian.
Kepala Disdag Semarang, Budi Santoso, menegaskan bahwa pemantauan akan terus berlanjut dan pemerintah daerah siap berkoordinasi dengan pemasok untuk memastikan pasokan tetap mencukupi.
Selain itu, Disdag juga mengimbau konsumen untuk membeli minyak goreng MinyaKita di gerai resmi dan menghindari praktik penimbangan harga yang dapat mengganggu kestabilan pasar.