Setapak Langkah – 22 Juni 2026 | JAKARTA, REPUBLIKA.CO.ID — Duel kedua Grup G Piala Dunia 2026 antara Belgia dan Iran berakhir tanpa gol, menyisakan skor 0-0 di Stadion SoFi di Los Angeles. Kedua tim tampil cermat, namun tak ada satupun yang berhasil memecah kebuntuan.
Belgia, yang masuk laga ini sebagai favorit, tampak kesulitan menembus pertahanan Iran yang disiplin. Serangan-serangan mereka sering kali terhenti di lini belakang lawan, sementara peluang-peluang di depan gawang hanya menghasilkan tembakan meleset atau diselamatkan kiper lawan. Kekecewaan terlihat jelas dari komentar pelatih Belgia setelah pertandingan, yang menilai penampilan timnya kurang tajam dan menuntut perbaikan pada fase akhir pertandingan.
Di sisi lain, Iran menyambut satu poin yang diraih dengan rasa syukur. Tim asuhan coach rekrut mampu menahan tekanan Belgia dan menjaga agar jaringan gawang tetap rapat. Pemain tengah Iran menekankan pentingnya poin ini untuk meningkatkan peluang lolos ke fase knockout, mengingat posisi mereka di grup masih terbuka.
- Statistik utama:
- Penguasaan bola: Belgia 53% – Iran 47%
- Tembakan ke arah gawang: Belgia 4 – Iran 3
- Penyelamatan kiper: 5 kali (3 Belgia, 2 Iran)
Berita ini menambah ketegangan di Grup G, di mana tiga poin pertama masing-masing tim masih terbuka. Belgia kini harus mengejar kemenangan di laga berikutnya untuk mengamankan tiket ke babak selanjutnya, sementara Iran berharap dapat menambah poin di pertandingan selanjutnya.
Para pengamat menilai bahwa kedua tim perlu meningkatkan efektivitas di lini serang. Bagi Belgia, kreativitas di tengah lapangan menjadi kunci, sedangkan Iran harus tetap menjaga soliditas pertahanan sambil mencari peluang lebih banyak.