Setapak Langkah – 22 Juni 2026 | Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Barat menyiapkan Sensus Ekonomi 2026 yang dirancang untuk mendata setidaknya 5,54 juta pelaku usaha serta sekitar 17,7 juta keluarga di provinsi tersebut.
Pelaksanaan sensus diperkirakan melibatkan sekitar 40 ribu petugas lapangan, termasuk enumerator, supervisor, dan tenaga pendukung teknis. Petugas akan dilatih secara intensif guna memastikan akurasi data serta kepatuhan pada prosedur standar.
Tujuan utama sensus antara lain:
- Mengidentifikasi struktur dan distribusi sektor ekonomi di Jawa Barat.
- Memberikan dasar statistik yang kuat untuk perencanaan kebijakan publik.
- Mendukung program pembangunan daerah dengan data real-time yang terintegrasi.
Metode pengumpulan data akan menggabungkan pendekatan daring dan tatap-muka. Setiap unit usaha, baik formal maupun informal, akan diwawancarai menggunakan kuesioner digital yang terhubung ke sistem basis data pusat.
Berikut rangkaian tahapan utama yang dijadwalkan:
- Persiapan dan rekrutmen petugas (2025 Q3-Q4).
- Pelatihan dan uji coba perangkat lunak pengumpul data (2025 Q4).
- Pelaksanaan sensus lapangan (2026 Q1-Q2).
- Verifikasi, pembersihan, dan publikasi data (2026 Q3).
Dengan cakupan yang luas, sensus ini diharapkan dapat mengungkap dinamika usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), serta kontribusi sektor industri, perdagangan, dan jasa terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Jawa Barat.
Hasil akhir akan dipublikasikan dalam bentuk laporan statistik terbuka, yang dapat diakses oleh pemerintah daerah, akademisi, dan pelaku usaha untuk mendukung keputusan berbasis data.