Setapak Langkah – 22 Juni 2026 | JAKARTA – Menteri Pertahanan Republik Indonesia, Sjafrie Sjamsoeddin, melakukan kunjungan ke Rumah Sakit Pusat Perawatan Nasional (RSPPN) Soedirman, Purwokerto, pada Rabu (12/09/2024) untuk menjenguk Turmuzi Badaruddin, ulama karismatik asal Nusa Tenggara Barat yang lebih dikenal dengan sebutan Tuan Guru Bagu.
Tuan Guru Bagu, yang sempat menjadi sorotan publik karena peran pentingnya dalam memperkuat jaringan dakwah di wilayah NTB, dirawat di ruang perawatan intensif RSPPN Soedirman setelah mengalami komplikasi kesehatan pada awal September. Kondisi beliau dikabarkan stabil, namun masih memerlukan observasi medis yang ketat.
Dalam pertemuan singkat, Menhan Sjafrie menyampaikan doa dan harapan kesembuhan kepada Tuan Guru Bagu serta menyampaikan apresiasi atas kontribusi sang ulama dalam memajukan nilai-nilai keagamaan dan sosial di masyarakat. Menteri juga menegaskan komitmen Kementerian Pertahanan untuk terus mendukung program-program sosial‑keagamaan yang selaras dengan semangat persatuan dan kesatuan bangsa.
- Menhan menyampaikan salam hormat dan mengajak tim medis untuk terus memantau perkembangan kesehatan Tuan Guru.
- Ulama menegaskan bahwa kunjungan tersebut memberi semangat moral bagi keluarga dan para pengikutnya.
- Kementerian Pertahanan berjanji akan memfasilitasi kegiatan dakwah yang bersifat damai dan tidak menimbulkan konflik.
Selain menanyakan perkembangan medis, Menhan juga menanyakan kondisi keluarga Tuan Guru Bagu, khususnya istri dan anak-anaknya yang tinggal di Lombok. Ia menekankan pentingnya solidaritas antar lembaga negara dalam membantu warga yang sedang berjuang melawan penyakit.
Kunjungan ini mendapat sambutan hangat dari para petugas rumah sakit dan para relawan yang berada di ruangan. Mereka menyatakan rasa terharu karena kehadiran pejabat tinggi negara menambah moral bagi seluruh tim medis yang bekerja keras menjaga kesehatan para pasien di RSPPN Soedirman.
Menhan Sjafrie menutup kunjungan dengan mengucapkan terima kasih kepada seluruh tim medis yang telah memberikan perawatan terbaik kepada Tuan Guru Bagu. Ia berharap sang ulama dapat segera pulih dan kembali melanjutkan aktivitas dakwahnya di NTB.