Setapak Langkah – 22 Juni 2026 | Wakil Presiden Indonesia, Gibran Rakabuming, menegaskan kembali komitmen pemerintah dalam memperkuat komoditas pangan di Papua. Dalam sebuah kunjungan ke Asmat, ia menyoroti keberhasilan program Sekolah Lapang Sagu yang telah meningkatkan produksi sagu serta kesejahteraan petani setempat.
Program Sekolah Lapang Sagu merupakan inisiatif yang menggabungkan pelatihan teknis, penyediaan bibit unggul, dan pendampingan pasca‑panen. Hasilnya, produksi sagu di wilayah tersebut meningkat hingga 40 % dalam dua tahun terakhir, sekaligus membuka peluang pemasaran ke pasar nasional.
Gibran mengajak pemerintah daerah lain untuk meniru model tersebut, dengan menyesuaikan jenis komoditas yang memiliki potensi lokal. Ia menekankan pentingnya sinergi antara dinas pertanian, lembaga keuangan, dan sektor swasta untuk menyediakan pembiayaan, akses pasar, dan teknologi yang tepat.
Jika berhasil direplikasi, program serupa dapat menambah nilai ekonomi regional, mengurangi ketergantungan pada impor, serta mendukung ketahanan pangan nasional.
- Pelatihan agronomi bagi petani
- Penyediaan bibit sagu berkualitas
- Pendampingan pemasaran dan distribusi
- Penguatan jaringan keuangan mikro
Dengan langkah ini, pemerintah berharap dapat mempercepat transformasi ekonomi di Papua, sekaligus menjaga keberlanjutan lingkungan melalui praktik pertanian ramah alam.