Setapak Langkah – 22 Juni 2026 | Jakarta, 21 Juni 2024 – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bersama Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan PT Transjakarta secara resmi meluncurkan Halte Transjakarta Setiabadi Integritas. Inaugurasi berlangsung pada Minggu, 21 Juni, dan menjadi bagian dari program jangka panjang untuk menanamkan nilai‑nilai antikorupsi dalam kehidupan sehari‑hari masyarakat.
Halte ini tidak hanya berfungsi sebagai titik pemberhentian penumpang, tetapi juga sebagai ruang edukatif yang menampilkan pesan‑pesan pencegahan korupsi melalui visual, poster, dan video interaktif. Penempatan simbol-simbol integritas di area publik bertujuan menjadikan antikorupsi sebagai norma sosial, bukan sekadar kebijakan tertulis.
Beberapa pejabat penting hadir pada acara tersebut, antara lain Ketua KPK, Komjen Pol. (Purn) Haryadi Suyono, Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, serta Direktur Utama PT Transjakarta, H. Yusuf Arief. Berikut kutipan singkat dari masing‑masing:
- KPK: “Dengan hadirnya halte integritas, kami berharap nilai antikorupsi dapat dirasakan langsung oleh warga ketika mereka menunggu atau naik bus. Ini merupakan langkah konkrit membumikan budaya bersih di ruang publik.”
- Pemerintah Provinsi DKI Jakarta: “Kerjasama lintas sektoral ini memperkuat komitmen Jakarta menjadi kota yang transparan dan bebas korupsi, sekaligus meningkatkan kualitas layanan transportasi publik.”
- PT Transjakarta: “Halte integritas menjadi bagian dari inovasi layanan, dimana penumpang tidak hanya mendapatkan transportasi yang nyaman, tetapi juga edukasi nilai moral yang penting.”
Berikut rangkuman fitur utama Halte Setiabadi Integritas:
| Fitur | Deskripsi |
|---|---|
| Lokasi | Jalan Setiabudi, dekat Stasiun MRT Senayan |
| Peluncuran | 21 Juni 2024 |
| Pengelola | KPK, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, PT Transjakarta |
| Elemen Edukasi | Poster antikorupsi, video interaktif, QR code untuk materi anti‑korupsi |
| Tujuan | Meningkatkan kesadaran publik, menurunkan persepsi toleransi korupsi, memperkuat citra transportasi bersih |
Program halte integritas direncanakan akan diperluas ke beberapa titik strategis lain di ibu kota, termasuk halte‑halte di kawasan bisnis dan pemukiman padat. KPK menargetkan total 30 halte integritas pada akhir tahun 2025, dengan harapan dapat menjangkau lebih dari satu juta penumpang setiap harinya.
Secara jangka panjang, inisiatif ini diharapkan dapat berkontribusi pada penurunan indeks persepsi korupsi di Indonesia, sekaligus meningkatkan rasa memiliki dan kepercayaan publik terhadap institusi‑institusi anti‑korupsi. Dengan memadukan transportasi publik dan edukasi moral, Halte Setiabadi Integritas menjadi contoh konkret sinergi pemerintah, lembaga pemberantasan korupsi, dan sektor swasta dalam membangun budaya bersih.