Setapak Langkah – 20 Juni 2026 | Presiden Meksiko, Claudia Sheinbaum, pada Kamis (18 Juni) secara tegas menolak pernyataan terbaru Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, yang menyatakan bahwa kartel narkotika mengendalikan pemerintah Meksiko.
Trump, dalam sebuah konferensi pers, menuduh bahwa pengaruh kartel telah merambah hingga ke lembaga-lembaga negara, termasuk aparat keamanan dan politik. Pernyataan tersebut memicu reaksi keras dari pemerintah Meksiko.
Sheinbaum menegaskan bahwa tuduhan tersebut tidak memiliki dasar faktual. Ia menambahkan bahwa pemerintahannya terus memperkuat penegakan hukum dan melakukan reformasi struktural untuk memerangi kejahatan terorganisir.
Berikut beberapa poin penting dari pernyataan Sheinbaum:
- Penegakan hukum dipimpin oleh pasukan keamanan yang profesional dan tidak terpengaruh oleh kartel.
- Program reformasi peradilan telah meningkatkan independensi lembaga yudikatif.
- Kerjasama bilateral dengan Amerika Serikat tetap fokus pada pertempuran narkotika, bukan tuduhan politik yang tidak berdasar.
Selain menolak tuduhan tersebut, Sheinbaum menyoroti pentingnya dialog konstruktif antara kedua negara. Ia mengajak Trump untuk berfokus pada data nyata dan hasil kerja sama dalam mengurangi aliran narkoba, alih-alih menyebarkan narasi yang dapat merusak hubungan diplomatik.
Pernyataan ini muncul di tengah meningkatnya tekanan internasional terkait keamanan perbatasan dan upaya mengendalikan perdagangan narkoba lintas negara. Pemerintah Meksiko menegaskan komitmennya untuk melindungi kedaulatan negara sambil tetap membuka ruang kerja sama yang produktif dengan Amerika Serikat.