histats

Legislator Tekankan Pentingnya Swasembada Pangan untuk Stabilitas dan Kemandirian Bangsa

Legislator Tekankan Pentingnya Swasembada Pangan untuk Stabilitas dan Kemandirian Bangsa

Setapak Langkah – 31 Mei 2026 | Wakil Ketua Komisi IV DPR RI, Ahmad Yohan, menegaskan bahwa swasembada pangan menjadi agenda strategis utama bagi Indonesia. Menurutnya, ketahanan pangan tidak hanya berperan dalam memastikan ketersediaan makanan bagi seluruh rakyat, tetapi juga menjadi landasan bagi stabilitas ekonomi dan kemandirian nasional.

Dalam pernyataannya, Ahmad Yohan menyoroti beberapa faktor kunci yang harus dipenuhi untuk mencapai swasembada pangan:

  • Produktivitas pertanian yang tinggi – meningkatkan hasil per hektar melalui teknologi modern, bibit unggul, dan praktik pertanian berkelanjutan.
  • Dukungan kebijakan yang konsisten – penyusunan regulasi yang mempermudah akses petani ke lahan, pembiayaan, dan pasar.
  • Infrastruktur logistikpembangunan gudang, jaringan transportasi, serta sistem distribusi yang efisien untuk mengurangi kerugian pasca panen.
  • Peningkatan investasi – menarik dana dari sektor swasta dan lembaga keuangan untuk memperluas lahan pertanian serta mengadopsi inovasi digital.

Ahmad Yohan juga menekankan perlunya sinergi antara pemerintah, legislatif, dan pelaku usaha. Ia mengingatkan bahwa tanpa koordinasi yang kuat, upaya meningkatkan produksi pangan dapat terhambat oleh birokrasi yang berbelit dan kurangnya kepastian hukum.

Data terbaru menunjukkan bahwa Indonesia masih berada di bawah target swasembada untuk beberapa komoditas utama, termasuk beras, jagung, dan kedelai. Pemerintah telah menetapkan target produksi beras sebesar 38 juta ton pada 2025, namun realisasi tahun lalu masih berada di kisaran 35 juta ton. Kesenjangan ini menimbulkan ketergantungan pada impor, terutama pada kedelai dan minyak nabati, yang berpotensi memengaruhi neraca perdagangan.

Untuk menutup kesenjangan tersebut, Komisi IV DPR RI berencana mengusulkan sejumlah rancangan undang-undang, antara lain:

  1. Undang-Undang Peningkatan Produktivitas Pertanian yang memprioritaskan penggunaan teknologi presisi.
  2. Undang-Undang Insentif Investasi di Sektor Agrikultura, memberikan keringanan pajak bagi investor yang menanam modal di bidang pertanian.
  3. Undang-Undang Penguatan Infrastruktur Penyimpanan dan Distribusi Pangan, yang menargetkan pembangunan ribuan gudang suhu terkendali di seluruh wilayah Indonesia.

Selain itu, legislator menekankan pentingnya pemberdayaan petani kecil melalui program pembinaan, pelatihan, dan akses permodalan. Dengan meningkatkan kapasitas petani, diharapkan produksi dapat naik secara signifikan tanpa harus mengorbankan keberlanjutan lingkungan.

Secara keseluruhan, Ahmad Yohan menutup dengan harapan bahwa seluruh pemangku kepentingan dapat bersatu dalam mewujudkan swasembada pangan, yang pada gilirannya akan memperkuat stabilitas ekonomi, mengurangi ketergantungan impor, dan memastikan kemandirian bangsa dalam menghadapi tantangan global.

Avatar for Setapak Langkah
Setapak Langkah Portal setapak langkah lahir untuk mengajak semua orang menikmati keindahan bumi pertiwi. Mulai dari Wisata alamnya yang manakjubkan, situs wisata sejarah yang penuh makna dan kuliner-kuliner nusantara yang nikmat rasanya.
Avatar for Setapak Langkah
Setapak Langkah Portal setapak langkah lahir untuk mengajak semua orang menikmati keindahan bumi pertiwi. Mulai dari Wisata alamnya yang manakjubkan, situs wisata sejarah yang penuh makna dan kuliner-kuliner nusantara yang nikmat rasanya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *