Setapak Langkah – 02 Mei 2026 | Wakil Ketua Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI, Bahtra Banong, melakukan kunjungan ke Gudang Perum Bulog di Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara, pada hari Rabu, 30 April 2026. Kunjungan ini bertujuan memantau ketersediaan dan kondisi stok beras yang berada di wilayah tersebut, seiring dengan upaya pemerintah memastikan ketahanan pangan nasional.
Selama inspeksi, Bahtra Banong bersama timnya meninjau fasilitas penyimpanan, memeriksa kualitas beras, serta mencatat kuantitas stok yang tersedia. Berdasarkan data yang diberikan oleh pihak Bulog, total volume beras yang disimpan di gudang tersebut mencapai sekitar 15.200 ton, dengan mayoritas beras berjenis IR64 dan IR8 yang menjadi komoditas utama untuk distribusi ke daerah rawan pangan.
Beberapa temuan penting yang disampaikan oleh anggota DPR meliputi:
- Kondisi gudang dinyatakan baik, dengan suhu dan kelembaban yang terjaga sesuai standar penyimpanan.
- Stok beras mencukupi untuk memenuhi kebutuhan konsumsi selama tiga bulan ke depan, mengingat rata-rata konsumsi per kapita di wilayah tersebut sekitar 120 kg per tahun.
- Pengelolaan logistik dan distribusi beras telah terkoordinasi dengan Dinas Pertanian setempat, sehingga distribusi ke wilayah pedesaan dapat dilakukan secara tepat waktu.
Bahtra Banong menekankan pentingnya transparansi dalam pengelolaan stok pangan, serta meminta agar Bulog terus meningkatkan sistem monitoring berbasis digital agar data stok dapat diakses secara real‑time oleh lembaga legislatif dan publik. Ia juga mengajak pemerintah daerah untuk meningkatkan kerja sama dalam penyaluran beras ke kelompok masyarakat rentan, terutama di daerah yang masih mengalami aksesibilitas terbatas.
Kunjungan ini menjadi bagian dari rangkaian kunjungan lapangan DPR RI ke berbagai daerah untuk menilai pelaksanaan program ketahanan pangan serta menilai efektivitas kebijakan distribusi beras yang telah ditetapkan oleh Kementerian Perdagangan dan Kementerian Pertanian.