setapaklangkah Portal setapak langkah lahir untuk mengajak semua orang menikmati keindahan bumi pertiwi. Mulai dari Wisata alamnya yang manakjubkan, situs wisata sejarah yang penuh makna dan kuliner-kuliner nusantara yang nikmat rasanya.

Mendengar Bisikan Pasir di Tempat Wisata Pasir Berbisik Bromo

Wisata Pasir Berbisik Bromo

Wisata Pasir Berbisik Bromo merupakan suatu hamparan padang pasir yang sangat luas ketika tertiup angin akan terdengar suara gemerisik seperti orang sedang berbisik.

Wisata Gunung Bromo menyajikan keindahan alam yang tidak saja mempesona tetapi juga sangat lengkap. Selain puncak dari gunung itu sendiri, masih terdapat tempat lain yang sungguh menarik untuk dijelajahi, yaitu Pasir Berbisik yang memiliki nama asli Watu Singa.

1. Sejarah Watu Singa Bromo

Asal usul Wisata Pasir Berbisik Bromo
Foto : instagram.com/ekosumartopo/

Sebenarnya, Watu Singa merupakan sebuah batu ukuran besar dengan bentuk seperti hewan singa. Batu ini terletak sekitar 1 km dari Pasir Berbisik, tidak jauh dari tangga pertama pendakian Gunung Bromo.Menurut dongeng, keberadaan batu ini berkaitan dengan sejarah masa lalu yang terjadi di area ini.

Dalam sebuah kisah diceritakan ada seorang pemuda bernama Joko Seger yang punya istri bernama Loro Anteng. Suatu saat pasangan ini mengadakan upacara doa bersama kepada Tuhan. Ketika melakukan kegiatan tersebut mereka mendapat gangguan dari seekor singa.

Kemudian setelah berhasil dikalahkan, hewan liar ini berubah jadi batu. Selanjutnya oleh Joko Seger dan Loro Anteng, area pertarungan ini diberi nama Watu Singa yang dalam Bahasa Indonesia memiliki arti Batu Singa.

Sementara itu sekitar tahun 2001, daerah Watu Singa dijadikan lokasi syuting sebuah film berjudul Pasir Berbisik. Sejak itu Watu Singa mulai populer di kalangan pecinta alam dan wisatawan dan namanya lebih terkenal dengan sebutan Pasir Berbisik.

2. Harga Tiket Masuk

Dengan harga tiket sebesar Rp. 29.000 di hari biasa dan Rp. 34.000 untuk hari libur, wisatawan sudah bisa menikmati segala keunikan dan kecantikan yang ada di Gunung Bromo seperti Savana Bromo maupun kawah gunung Bromo. Termasuk juga Pasir Berbisik yang lokasinya berada di kawasan yang sama.

3. Pesona Wisata Pasir Berbisik Bromo

Pesona Wisata Pasir Berbisik Bromo
Foto : instagram.com/yoedha82/

Tenpat wisata Pasir Berbisik Bromo merupakan suatu hamparan atau padang pasir yang sangat luas. Ketika ada angin yang bertiup kencang di tempat ini, biasanya akan terdengar suara gemerisik seperti orang sedang berbisik.

Mungkin faktor inilah yang membuat sutradara film mengambil judul Pasir Berbisik ketika melakukan kegiatan syuting di tempat ini. Selain itu karena panorama alamnya yang begitu indah mempesona, banyak wisatawan yang suka berlama-lama di tempat ini karena merasa senang dan betah.

Apalagi lokasi wisata Pasir Berbisik Bromo merupakan tempat wisata terdekat yang sangat mudah dijangkau serta tidak membutuhkan tenaga ekstra untuk mengaksesnya.

Setelah sampai di kawasan Gunung Bromo tinggal melangkahkan kaki menuju arah tangga pendakian. Sekitar 1 kilometer sebelum tangga menuju Pura Luhur Poten, wisatawan bisa segera menjelahi dan berpetualang di wisata Pasir Berbisik Bromo.

Waktu yang paling direkomendasikan untuk melakukan perjalanan wisata dan berlibur di Pasir Berbisik gunung Bromo adalah saat musim hujan. Apalagi bagi pelancong yang memiliki hobi fotografi atau memotret dengan obyek utama pemandangan alam yang luas.

Saat musim hujan tiba dan pada pagi hari cuaca sedang tidak mendung, waktu yang sangat mendukung ini akan terlihayt munculnya uap air dari celah-celah pasir. Kehadirannya akan menghasilkan foto yang sangat unik dan dramatis dari lautan pasir Bromo tersebut.

Sebaliknya apabila datang ketika sedang musim kemarau, sebenarnya keindahan tempat wisata Pasir Berbisik Bromo tidak berkurang dan tetap terlihat indah dipandang oleh mata. Tapi sebelum berangkat siapkan kaca mata hitam, topi atau payung dan tabir surya. Tujuannya tentu saja untuk melindungi wajah dan mata dari pancaran sinar matahari yang lebih terik.

Berburu Wisata Pasir Berbisik Bromo
Foto : instagram.com/wisataindonesia_com/

Jaket juga tidak boleh dilupakan karena baik musim hujan atau kemarau, suhu udara di kawasan Gunung Bromo selalu dingin layaknya berada di puncak Widodaren. Jangan sampai tubuh menjadi masuk angin gara-gara tidak kuat menahan terpaan angin. Selain itu jaket juga dapat menjadi alat perlindungan ketika banyak debu yang berterbangan.

Sebagai tambahan, bila menggunakan kendaraan pribadi harus dipastikan jika kondisi mesinnya benar-benar prima karena agar dapat dipakai untuk melalui jalan menanjak menuju tempat wisata Pasir Berbisik Bromo. Kemudian khusus pemakai motor, pilih jenis non matik atau manual sehingga lebih aman.

setapaklangkah Portal setapak langkah lahir untuk mengajak semua orang menikmati keindahan bumi pertiwi. Mulai dari Wisata alamnya yang manakjubkan, situs wisata sejarah yang penuh makna dan kuliner-kuliner nusantara yang nikmat rasanya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Subscribe to updates    OK No thanks