Setapak Langkah – 30 April 2026 | Pada Rabu malam, puluhan ribu warga Iran menuruni jalan-jalan utama di sejumlah kota besar, termasuk Tehran, Mashhad, Isfahan, dan Tabriz. Mereka berkumpul dalam satu aksi nasional yang dikoordinasikan secara spontan melalui media sosial, dengan tujuan menegaskan loyalitas terhadap pemimpin spiritual negara, Mojtaba Khamenei.
Suasana di tiap lokasi tampak seragam: peserta mengenakan pakaian tradisional, mengibarkan bendera nasional, dan mengucapkan slogan-slogan pro‑Khamenei. Beberapa kelompok membentuk barisan manusia yang melambangkan persatuan, sementara yang lain menggelar panggung kecil untuk menyampaikan pidato singkat.
Berikut perkiraan jumlah peserta di empat kota utama yang dilaporkan oleh saksi mata:
| Kota | Perkiraan Jumlah |
|---|---|
| Tehran | ~15.000 orang |
| Mashhad | ~7.500 orang |
| Isfahan | ~5.200 orang |
| Tabriz | ~3.800 orang |
Para penyelenggara menegaskan bahwa aksi ini bukan sekadar demonstrasi politik, melainkan sebuah pernyataan kepercayaan terhadap kepemimpinan Khamenei sebagai “pembimbing spiritual” bangsa. Mereka menuntut agar pemerintah meningkatkan dukungan terhadap kebijakan‑kebijakan yang dianggap menjaga stabilitas ekonomi dan nilai‑nilai keagamaan.
Sejumlah pengamat internasional mencatat bahwa aksi ini terjadi bersamaan dengan peningkatan ketegangan politik di dalam negeri, termasuk penindakan terhadap aktivis hak asasi manusia. Namun, pihak keamanan Iran menolak menganggap aksi ini sebagai ancaman, melaporkan bahwa tidak ada insiden kekerasan atau penangkapan massal selama aksi berlangsung.
Para peserta mengakhiri aksi dengan nyanyian kebangsaan dan doa bersama, menegaskan kembali komitmen mereka kepada pemimpin spiritual negara. Momen ini diharapkan menjadi simbol persatuan di tengah dinamika politik domestik yang terus berubah.