Setapak Langkah – 04 Mei 2026 | Wali Kota Jakarta Barat, Iin Mutmainnah, mengumumkan serangkaian langkah konkret untuk menangani penumpukan sampah di area Depo Kembar Jelambar yang telah menimbulkan keluhan warga. Menurut data internal, volume sampah di lokasi tersebut meningkat hingga 40% dalam tiga bulan terakhir, memicu masalah kebersihan dan potensi penyebaran penyakit.
Beberapa tindakan yang akan diterapkan antara lain:
- Peningkatan frekuensi pengangkutan sampah: Jadwal pengumpulan akan ditambah menjadi tiga kali sehari pada jam sibuk, menggantikan dua kali yang sebelumnya.
- Pemasangan tempat sampah terpisah: Tempat sampah berlabel untuk organik, anorganik, dan bahan berbahaya akan dipasang di setiap sudut depo, mendorong pemilahan sejak sumber.
- Kolaborasi dengan pihak swasta: Pemerintah kota menjalin kerja sama dengan perusahaan pengelolaan limbah terakreditasi untuk proses daur ulang dan pengolahan sementara.
- Pembentukan tim monitoring lingkungan: Tim khusus akan melakukan inspeksi harian, mencatat volume sampah, dan melaporkan temuan melalui aplikasi digital yang terintegrasi dengan Dinas Lingkungan Hidup.
- Edukasi masyarakat: Program penyuluhan akan digelar secara rutin, melibatkan RT setempat, LSM lingkungan, serta sekolah-sekolah untuk meningkatkan kesadaran tentang pentingnya kebersihan.
Anggaran yang dialokasikan untuk program ini diperkirakan mencapai Rp 12 miliar, mencakup pembelian fasilitas, pelatihan petugas, dan biaya operasional selama satu tahun pertama. Wali Kota Iin Mutmainnah menegaskan bahwa solusi ini bersifat jangka panjang dan akan dievaluasi secara berkala untuk memastikan efektivitasnya.
Dengan langkah-langkah tersebut, diharapkan Depo Kembar Jelambar dapat kembali menjadi kawasan yang bersih, nyaman, dan aman bagi seluruh warga serta pengguna transportasi publik.