Istana Gebang, Rumah Tua yang Menjadi Saksi Bisu Perjuangan Bung Karno

Istana Gebang Blitar

Sekali-sekali mengunjungi wisata bersejarah tidak ada salahnya kan? Selain menambah ilmu, kamu jadi lebih mengerti tentang bagaimana kehidupan di masa lalu.

Salah satu rekomendasi tempat wisata yang bisa kamu kunjungi adalah Istana Gebang. Sebuah rumah bersejarah yang menjadi saksi bagaimana kehidupan Bung Karno di masa muda.

Alamat : Jalan Sultan Agung No.59 Sananwetan, Kecamatan Sananwetan, Kota Blitar, Jawa Timur 66137.
Lokasi : Google Maps.
Harga tiket : Rp3.000.
Jam buka : 07.00 – 17.00 WIB.

Daya Tarik Istana Gebang

Istana Gebang yang merupakan rumah milik kediaman keluarga Soekarno, kini menjadi objek wisata populer di Blitar. Biasanya wisatawan yang selesai berziarah ke Makam Bung Karno akan langsung menyambangi rumah tersebut. Dikarenakan jarak antar dua lokasi wisata itu saling berdekatan.

Kamu hanya perlu menempuh perjalanan kurang lebih 2 km untuk sampai ke Istana Gebang jika berangkat dari Makam Bung Karno. Setiap hari baik hari kerja maupun akhir pekan kondisinya selalu saja ramai. Entah itu kunjungan dari anak-anak sekolah atau rombongan orang dewasa.

Namun yang pasti Istana Gebang mempunyai beberapa daya tarik yang tidak mungkin bisa kamu temukan di tempat manapun. Kira-kira apa saja ya keistimewaan wisata bersejarah satu ini? Untuk menjawab rasa penasaran kamu itu langsung saja simak ulasan berikut ini.

Sumur Tua

Salah satu daya tarik Istana Gebang adalah keberadaan sumur tua yang ada di belakang rumah. Mulai dibangun sekitar tahun 1884 dan kondisinya masih tetap utuh hingga sekarang. Bahkan menurut penuturan warga sekitar sumur itu sangat istimewa. Konon katanya, volume air di dalamnya masih terus mengalir dan seperti tidak pernah habis.

Karena keistimewaannya itu masyarakat sampai menganggap bahwa air dalam sumur itu memiliki keberkahan tersendiri. Entah kabar tersebut benar atau tidak belum bisa dipastikan secara menyeluruh. Tetapi yang jelas sebagai wisatawan yang baik kamu tetap harus menghormati kepercayaan itu.

Sumur di Istana Gebang ini usianya sudah sangat tua. Maka tak jarang masyarakat sekitar sering merasa ada aura mistis yang menyelimutinya. Bahkan di malam-malam tertentu pernah tercium aroma dupa atau wangi melati yang menyeruak ke seluruh penjuru rumah. Kamu jangan kaget jika rumah ini sering ada kejadian-kejadian berbau mistis.

Tasyakuran Setahun Sekali

Pihak pengelola Istana Gebang sering mengadakan acara tasyakuran setahun sekali setiap tanggal 6 Juni. Dimana pada momen itu juga bertepatan dengan tanggal kelahiran Bung Karno. Pada hari itu akan digelar beragam acara menarik seperti haul atau pesta yang menampilkan banyak kesenian daerah.

Wisata Menarik Lainnya :  Apa Saja Sih Daya Tarik Kampung Budaya Sindang Bogor?

Sayangnya acara tasyakuran yang biasa rutin diadakan sempat terhenti selama 2 tahun. Hal tersebut dikarenakan adanya wabah virus Covid-19 yang masuk ke Indonesia beberapa waktu lalu. Beruntungnya kondisi sekarang sudah berangsur membaik sehingga kegiatan tasyakuran bisa dilanjutkan seperti tahun-tahun sebelumnya.

Kalau kamu ingin merasakan kemeriahan acara tasyakuran itu maka mau tidak mau harus datang pas tanggal 6 Juni. Di sana kamu tidak hanya jadi penonton saja. Melainkan bisa ikut berbaur sekaligus memeriahkan acara tersebut. Lebih seru lagi dengan mengajak ikut serta teman atau keluarga. Pasti suasananya akan sangat ramai, bukan?

Perabotan Rumah yang Antik

1687777249959
Sumber : Googlemap/Ega Agustesa cahyani

Begitu masuk ke dalam Istana Gebang, puluhan perabotan rumah antik siap menyambut wisatawan. Kamu seolah-olah seperti tengah di bawa kembali ke kehidupan Bung Karno semasa kecil. Hampir keseluruhan tatanan perabotan di rumah ini tidak ada yang berubah.

Pihak pengelola sengaja membiarkan kondisi rumah apa adanya demi mempertahankan bentuk aslinya. Mulai dari kamar, ruang tengah, dapur, garasi, dan sudut ruangan lainnya. Meja serta kursinya pun masih tetap sama dengan model khas Jawa. Sementara di bagian dinding rumah banyak dihiasi lukisan dan beberapa foto Bung Karno.

1687777412748
Sumber : Googlemap/Monica Anantyowati

Menariknya lagi tepat di garasi rumah ada mobil mewah merek mercedes model lawas. Dulunya mobil itu sering dipakai oleh Bung Karno kala masih menjabat sebagai Presiden Pertama Republik Indonesia. Konon, mobil tersebut sengaja didesain khusus oleh pabriknya untuk Bung Karno seorang.

Perpaduan Arsitektur Jawa dan Belanda

1687777334838
Sumber : Googlemap/Haidir Sjah

Kalau kamu perhatikan sekilas Istana Gebang dari luar. Tampak sekali gaya arsitekturnya menggabungkan unsur budaya Jawa dan Belanda. Rumah yang berdiri kokoh di atas lahan sekitar 2 hektare ini mempunyai beberapa bagian bangunan. Diantara-Nya ada rumah utama dan balai kesenian.

Bagian rumah utama merupakan kediaman yang biasa ditinggali oleh Soekarno sewaktu kecil. Sementara balai kesenian sering dimanfaatkan sebagai tempat berkarya oleh para seniman terkenal Blitar. Dari kedua bangunan tersebut jelas kelihatan sekali perpaduan arsitektur Jawa-Belanda yang kental.

Ketika masuk ke dalam rumah serasa kembali ke zaman kolonial. Kamu pun jangan heran jika disana terlihat banyak anak muda yang gemar mengambil foto. Dikarenakan tempat ini telah menjelma menjadi wisata dengan spot foto unik dan tentunya instagrammeble.

Rumah Milik Bung Karno

Satu hal yang membuat orang-orang tertarik mengunjungi Istana Gebang karena bangunan ini adalah milik Bung Karno. Hampir separuh kehidupan Presiden Pertama Republik Indonesia berada disana. Khususnya saat beliau masih sangat kecil.

Wisata Menarik Lainnya :  Serunya Liburan di Trans Studio Bandung

Di rumah yang berukuran besar itu Bung Karno tidak tinggal sendiri. Akan tetapi bersama kedua orang tuanya. Awalnya kepemilikan rumah tersebut milik pejabat Belanda. Baru pada tahun 1917, Ayah Bung Karno yang bernama Soekemi Soestrohardjo membeli rumah tersebut.

Kemungkinan Istana Gebang dibangun sekitar tahun 1914 yang mana Bung Karno masih menempuh pendidikan di HBS Surabaya. Keluarga Soekarno mulai menempati rumah itu antara tahun 1917 – 1919. Usia Bung Karno kala itu tengah menginjak masa remaja antara 16 – 18 tahun.

Orang terakhir yang tinggal di rumah itu adalah Soekarmini Wardoyo. Salah satu keluarga kandung dari kakak Bung Karno. Kemudian pada tahun 2012 pemerintah setempat mengambil alih kepemilikan rumah itu dan menjadikannya sebagai objek wisata Kota Blitar.

Fasilitas Umum

Buat kamu yang berasal dari luar kota Blitar tak perlu khawatir soal tempat penginapan. Tidak jauh dari lokasi wisata ada beberapa hotel yang menyewakan kamar per malam dengan harga lumayan terjangkau. Jadi kamu bisa menghemat pengeluaran dan mempergunakan dana tersisa untuk kebutuhan lain.

Soal fasilitas parkir juga tak perlu kamu ragukan. Pihak pengelola telah menyediakan area yang begitu luas. Sehingga mampu menampung kendaraan pribadi seperti bus, sepeda motor, dan mobil. Namun itu tidak gratis, setiap orang akan dikenakan biaya retribusi parkir.

Tak lupa juga disediakan toilet umum. Kondisinya sangat bersih dan terawat meski masih terlihat sederhana. Tetapi setidaknya sudah cukup nyaman untuk kamu pergunakan nantinya.

Semisal perut terasa keroncongan habis lelah berkeliling Istana Gebang. Cobalah mampir sebentar ke warung makan dekat lokasi wisata. Nanti kamu akan menemukan berbagai macam pilihan menu yang enak-enak dan menggugah selera.

Tips Berkunjung

Sebelum merencanakan liburan ke Istana Gebang sebaiknya buat persiapan yang matang. Pertama, cek kondisi badan untuk mengetahui apakah kamu baik-baik saja atau tidak. Hal ini penting kamu lakukan mengingat perjalanan ke Blitar lumayan menguras energi.

Kedua, sebisa mungkin kamu perginya beramai-ramai dengan mengajak teman atau keluarga. Kalau sendirian takutnya rawan terjadi tindak kriminal. Ketiga, bawalah barang-barang yang diperlukan seperti obat-obatan pribadi atau bekal.

Keempat, periksalah kondisi kendaraan yang akan kamu gunakan. Jika ada masalah segera bawa ke bengkel agar mendapatkan penanganan lebih lanjut. Dan yang kelima selalu patuhi peraturan yang ada di tempat wisata.

Demikian ulasan singkat mengenai salah satu wisata bersejarah di Kota Blitar. Agar semakin banyak orang yang tahu tentang Istana Gebang, jangan lupa membagikan informasi ini ke media sosial. Segera ajak teman atau keluarga kamu untuk mengunjunginya di akhir pekan nanti.

5/5 - (1 vote)
Avatar for Indriani
Indriani Memiliki kesibukan sebagai content writer dan menyukai bidang gambar, baca, dan menulis.
Avatar for Indriani
Indriani Memiliki kesibukan sebagai content writer dan menyukai bidang gambar, baca, dan menulis.
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments